News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Basa-basi! Scott Redding Sebut Kualitas Lima Rider Teratas di MotoGP 2025 Masih Kalah Jauh Dibandingkan...

Eks rider MotoGP, Scott Redding, menyebut kalau kualitas dari lima besar pembalap di MotoGP 2025 ini masih kalah jauh dibanding Casey Stoner.
Rabu, 23 April 2025 - 19:14 WIB
Casey Stoner
Sumber :
  • Instagram official_cs27

tvOnenews.com - Eks rider MotoGP, Scott Redding, menyebut kalau kualitas dari lima besar pembalap di MotoGP 2025 ini masih kalah jauh dibanding Casey Stoner.

Scott Redding menilai, Casey Stoner akan selalu mendapatkan pujian berkat bakatnya yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari laman Crash, Scott Redding melihat Casey Stoner tak hanya mendapatkan pujian karena bakatnya tapi ia juga meninggalkan warisan di dunia balap.

Casey Stoner (sumber: official_cs27)

"Ia istimewa, ia punya bakat lebih dari gabungan lima pembalap teratas. Hal-hal yang Anda lihat ia lakukan sebagai penonton, Anda tidak menghargainya seperti yang kami lakukan sebagai pembalap," kata Scott Redding.

"Anda melihat Casey melakukan sesuatu, pertama, bagaimana? Dan begitu konsisten Saya tidak percaya ia takut, ia tidak takut jatuh. Ia hanya melaju, dan semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya," sambungnya.

Redding memulai debutnya di MotoGP pada tahun 2014, dua tahun setelah Stoner pensiun. Namun, dia mengamati Stoner dengan kagum sebagai pembalap Moto2.

Stoner memenangkan dua kejuaraan di kelas utama yang bisa dibilang terlihat lebih mengesankan seiring berjalannya waktu.

Rider yang berasal dari Australia itu langsung memenangkan gelar juara pada tahun pertamanya dengan Ducati.

Bahkan, perlu waktu 15 tahun untuk Ducati bisa kembali meraih gelar juara lewat Francesco Bagnaia.

Lebih mengesankan lagi, Stoner kembali menjadi juara MotoGP di tahun pertamanya bergabung dengan Honda.

Namun pada masa kejayaannya di dunia balap motor, Casey Stoner tidak selalu dipuja-puja.

Redding menilai hal itu karena Casey Stoner tidak peduli dengan segala omong kosong media dan hanya berfokus pada balapan.

"Ia bukan orang yang suka bergaul, ia tidak peduli dengan omong kosong media, itu bukan kesukaannya. Permainan yang adil, ia menunjukkannya," Kata Redding.

"Ia dibenci karena hal yang tidak adil. Ia melakukan pekerjaannya. Ia pasti memandangnya seperti perang, dengan dunia balap," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia dibenci, saat itu adalah awal dari era media sosial. Omong kosong yang orang-orang katakan! Jika Anda seseorang yang tidak tahan, itu adalah tempat yang buruk," pungkasnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT