News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Pedas Mantan Petinggi F1 Berani Sebut Lewis Hamilton Tak Mungkin Raih Gelar Juara dengan Ferrari, Menurutnya...

Mantan petinggi Formula 1, Bernie Ecclestone, melontarkan kritik tajam terhadap Lewis Hamilton yang kini tengah menjalani musim perdananya bersama Ferrari di F1 2025.
Rabu, 2 Juli 2025 - 14:10 WIB
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • Formula 1/Formula1.com

tvOnenews.com - Mantan petinggi Formula 1, Bernie Ecclestone, melontarkan kritik tajam terhadap Lewis Hamilton yang kini tengah menjalani musim perdananya bersama Ferrari di F1 2025.

Menurut pria yang saat ini berusia 94 tahun itu, peluang Hamilton untuk meraih gelar dunia kedelapan nyaris mustahil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi jika melihat pada kondisi persaingan di F1 2025 saat ini yang jauh lebih kompetitif.

Formula 1
Formula 1
Sumber :
  • F1

Ā 

Melansir dari laman crash, Komentar tersebut disampaikan Ecclestone menjelang balapan F1 GP Austria 2025.

Ketika ditanya apakah ia percaya Hamilton masih bisa menambah koleksi gelarnya, Ecclestone menjawab tanpa basa-basi.

ā€œTidak,ā€ ujarnya singkat.

Ecclestone, yang selama lebih dari empat dekade menjadi figur sentral dalam membesarkan F1 hingga jadi olahraga global, menilai Hamilton berhasil mengumpulkan gelarnya di masa ketika persaingan tidak terlalu berat.

Ia menyebut pembalap asal Inggris itu cukup beruntung saat memulai kariernya, terutama dalam masa kejayaan Mercedes.

Lewis Hamilton di Ferrari
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • Formula 1/Formula1.com

Ā 

"Saya pikir dia cukup beruntung berada di sana ketika pertama, belum ada banyak kompetisi, jadi sedikit lebih mudah," kata Ecclestone.

"Dan sekarang dia punya pesaing, yang ketika dia memenangkan segalanya, dia tidak punya terlalu banyak orang di puncak." lanjutnya.

Pernyataan ini jelas menyentil periode dominasi Hamilton bersama Mercedes, terutama antara 2014 hingga 2020, ketika mobil mereka dianggap jauh lebih unggul dibanding tim lain.

Kini, di usia 40 tahun dan membela tim Ferrari yang belum stabil secara performa, Hamilton dianggap berada di ujung kariernya dan tidak lagi memiliki keunggulan teknis seperti dulu.

"Tetapi saya berharap, maksud saya, ia masih bisa menyelesaikan tugasnya. Apakah ia bisa memenangkan kejuaraan dunia di tempatnya sekarang, itu cerita yang sama sekali berbeda," lanjut Ecclestone.

Sejauh ini di musim 2025, Hamilton memang belum menunjukkan performa yang konsisten bersama Ferrari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai kendala teknis dan adaptasi membuatnya masih tertinggal dari nama-nama seperti Max Verstappen, George Russell, hingga Lando Norris.

Prestasi terbaik Lewis Hamilton bersama Ferrari musim ini adalah saat memenangkan sprint race F1 Gp China 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT