GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MGPA Banting Harga Tiket MotoGP Mandalika 2025: Dijual Mulai Rp200 Ribu, Syaratnya...

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan program harga tiket khusus bagi pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) jelang MotoGP Mandalika 2025.
Rabu, 17 September 2025 - 11:22 WIB
Sejumlah pembalap melaju saat balapan di MotoGP Mandalika.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Jakarta, tvOnenews.com - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan program harga tiket khusus bagi pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) jelang MotoGP Mandalika 2025.

Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah kejuaraan kelas premier MotoGP Mandalika 2025, yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MGPA pun mengumumkan bahwa pihaknya memberikan program diskon untuk penonton lokal yang memiliki KTP NTB.

Program ini diberikan sebagai apreasi untuk masyarakat lokal, sekaligus sebagai bentuk dukungan nyata agar masyarakat sekitar dapat ikut merasakan euforia MotoGP tanpa terbebani harga tiket reguler yang relatif lebih tinggi.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa program harga khusus bagi pemilik KTP NTB bukan sekadar strategi promosi saja.

Namun juga melainkan bentuk penghargaan kepada masyarakat lokal yang menjadi bagian penting dalam keberlangsungan ajang MotoGP Mandalika 2025.

Ia menambahkan bahwa masyarakat NTB memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan ajang ini sejak pertama kali digelar. 

Dengan memberikan harga tiket yang lebih terjangkau, diharapkan semakin banyak warga lokal yang dapat hadir langsung di sirkuit dan ikut menikmati atmosfer balap MotoGP. 

“Kehadiran masyarakat NTB adalah energi utama yang membuat MotoGP Mandalika 2025 semakin meriah. Kami ingin memastikan warga bisa hadir, bersorak langsung, dan menjadi bagian dari sejarah,” ujar Priandhi Satria.

Priandhi Satria juga menambahkan bahwa harga khusus ini sejalan dengan semangat pemerintah daerah dan nasional untuk mendorong pariwisata serta ekonomi lokal. 

“MotoGP tidak hanya soal balapan, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. Dengan tiket khusus warga NTB, kami ingin roda ekonomi semakin hidup, mulai dari hotel, kuliner, transportasi, hingga usaha kecil yang mendapat manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari laman resmi themandalikagp, mekanisme penjualan tiket khusus ialah hanya diberikan untuk pemilik KTP NTB, yang tersedia pada periode 2 September hingga 5 Oktober 2025.

Tiketnya sendiri bisa dibeli di tiga tempat, yakni Lombok Epicentrum Mall (Ground Floor), Astindo di Jalan Langko no 49 Dasan Agung Selaparang Mataram. Kemudian Asita di Jalan Puring no 18, Mataram (BPPD NTB).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT