News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Menangis dan Teriak ‘Allahu Akbar’, Momen Kiandra Ramadhipa Raih Juara ETC Catalunya 2025 di Barcelona Jadi Sorotan

Momen haru Kiandra Ramadhipa di ETC Catalunya 2025 viral! Teriak ‘Allahu Akbar’ sampai lakukan hal ini di Barcelona. Simak selengkapnya.
Selasa, 18 November 2025 - 13:51 WIB
Kiandra Ramadhipa, Pembalap Muda asal Indonesia yang raih juara 1 di European Talent Cup 2025
Sumber :
  • Instagram @mk.ramadhipa212

tvOnenews.com - Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, berhasil mencuri perhatian dunia balap internasional setelah meraih kemenangan dramatis di European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (2/11/2025).

Momen haru pecah ketika rider asal Jogja itu menangis, sujud syukur, dan meneriakkan “Allahu Akbar” setelah memastikan diri finis pertama dengan selisih hanya 0,007 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu melewati garis finis, emosi Kiandra langsung meledak.

Ia berlutut, menangis, lalu bersujud di bawah podium. Rekan-rekannya yang menghampiri memberikan pelukan hangat, sebelum Kiandra meneriakkan dengan penuh rasa syukur: “Allahu Akbar!”.

Kiandra Ramadhipa, Pembalap Muda yang Raih Podium 1 di European Talent Cup 2025
Kiandra Ramadhipa, Pembalap Muda yang Raih Podium 1 di European Talent Cup 2025
Sumber :
  • Instagram @mk.ramadhipa212

 

Momen itu langsung viral dan menjadi sorotan publik Indonesia.

Kemenangan ini terasa begitu luar biasa karena Kiandra sejatinya tidak start dari posisi ideal. 

Meski berhak start dari posisi 10, kesalahan saat kualifikasi membuatnya mendapat penalti dan harus turun ke posisi start 24.

Bukannya patah semangat, Kiandra justru tampil lebih agresif dan penuh determinasi.

Lap demi lap ia menyalip pesaingnya satu per satu hingga berhasil masuk 10 besar.

Di pertengahan balapan, ia naik ke posisi delapan, lalu terus merangsek ke grup terdepan.

Duel sengit pun terjadi antara Kiandra dan Carlos Cano saat balapan menyisakan empat lap.

Keduanya saling tukar posisi hingga tiga lap terakhir.

Tapi Kiandra tampil sangat tenang, mengambil momentum tepat di tikungan dan lintasan lurus terakhir untuk memenangi lomba dengan selisih super tipis.

Cano finis kedua, sementara Yaroslav Karpushin di posisi ketiga.

Dalam wawancara sesudah balapan, Kiandra mengaku race tersebut sangat berat dan penuh tekanan.

"Race sangat sulit. Terima kasih tim dan sponsor. Saya hanya percaya untuk melakukan yang saya bisa lakukan. Alhamdulillah [gelar juara] ini untuk Indonesia, ini buat Ayah, ini buat Astra Honda Racing Team, saya membalas kesalahan saya di kualifikasi, [kemenangan] hari ini untuk Indonesia."

Ia juga kembali mengungkapkan rasa syukur yang mendalam:

"Alhamdulillah ini hasil dari kerja keras. Kemarin saat kualifikasi saya melakukan salah, sehingga membuat saya start dari posisi ke-24. Tapi, saya coba paksakan kemampuan saya. Saya ambil momen. Saya paksakan fisik saya. Dan di lap terakhir, alhamdulillah saya bisa meraih mimpi saya. Saya senang dan terima kasih buat semua masyarakat Indonesia."

Saat lagu Indonesia Raya berkumandang, air mata Kiandra kembali menetes.

Pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa juara di ETC Catalunya 2025
Pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa juara di ETC Catalunya 2025
Sumber :
  • Instagram.com/juniortalentteam

 

Momen Kiandra meneriakkan “Allahu Akbar” di lintasan Barcelona langsung memicu banjir komentar positif dari masyarakat Indonesia.

Banyak yang merasa terharu melihat seorang anak muda tetap mengingat Tuhannya di tengah puncak kemenangan.

Berikut beberapa komentar netizen:

“Allahuakbar. MashaAllah anak baik, congratulation...”

“Keren! Allahu Akbar. Kekuatan terbesar itu berasal dari yang Maha Agung.”

“Merinding saya mendengarnya.”

“Bro ketika dalam keadaan paling senang dan bangga tidak lupa dengan tuhannya.”

“Sederhana, tp ucapan yang dia lantangkan adalah Allahuakbar.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak warganet yang mengaku bangga, bahkan sampai ikut meneteskan air mata saat menonton momen kemenangan tersebut.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT