News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Kru Ducati Ungkap Fakta Mengejutkan soal Marc Marquez di MotoGP 2025: Ternyata The Baby Alien...

Marco Rigamonti berbicara soal fakta mengejutkan tentang Marc Marquez di MotoGP 2025.
Kamis, 18 Desember 2025 - 03:00 WIB
Marc Marquez dan tim Ducati
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala kru Ducati yang menangani Marc Marquez, Marco Rigamonti, mengungkapkan fakta mengejutkan soal The Baby Alien di MotoGP 2025.

Dia mengatakan Marc Marquez sebenarnya tidak memacu motornya secara maksimal meski tampil sangat dominan sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram.com/ducaticorse

Marc Marquez, yang kini berusia 32 tahun, mencatatkan musim luar biasa bersama tim pabrikan Ducati. Ia berhasil meraih 11 kemenangan grand prix dan 14 kemenangan sprint. 

Marquez juga mengunci gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya dengan sisa lima seri balapan. Selain itu, Marquez menorehkan catatan impresif dengan tujuh akhir pekan beruntun meraih poin sempurna 37 poin, mulai dari seri Aragon hingga Hungaria. 

Sepanjang musim, ia jarang mendapat perlawanan ketat dari rivalnya, terutama karena kemampuannya mengelola ban dengan sangat baik di paruh kedua balapan.

Dalam wawancaranya dengan media Spanyol Marca, Rigamonti mengakui bahwa Marquez tidak selalu memacu motor hingga batas maksimal. Ia bahkan menilai sang pembalap masih memiliki potensi yang lebih besar.

“Yang bisa saya katakan, musim ini ada beberapa balapan di mana dia tidak menggeber 100 persen,” ujar Rigamonti.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa balapan, Marquez hanya memacu motor dengan keras pada awal lomba untuk menciptakan jarak.

Situasi itu kemudian dimanfaatkan Marc Marquez dengan hanya perlu mengontrol kecepatan hingga finis. 

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse

Namun, Rigamonti mengatakan ada juga balapan di mana Marquez tampil habis-habisan. Salah satunya saat tampil di Misano.

“Dia jujur soal itu. Bukan berarti dia santai atau tidak serius. Saat harus menekan, dia benar-benar menekan,” tambah Rigamonti.

Rigamonti menilai, jika Marquez selalu dipaksa tampil 100 persen di setiap balapan, risikonya justru bisa lebih besar, termasuk potensi kecelakaan. 
Menurutnya, sulit menentukan batas kemampuan Marquez karena sang pembalap masih terlihat bisa melaju lebih cepat lagi.

Selama kariernya, Marquez dikenal sebagai pembalap dengan kemampuan luar biasa yang sering sulit dijelaskan lewat data teknis. 

Rigamonti menyebut keistimewaan Marquez paling terlihat saat ia mampu menyelamatkan motor dari situasi yang hampir berujung kecelakaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu bukan sihir. Apa yang dia lakukan adalah hasil dari kerja keras bertahun-tahun, baik di garasi, di rumah, maupun di lintasan. Semua itu membentuk dirinya menjadi pembalap dengan kemampuan luar biasa," tukasnya.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT