News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendominasi MotoGP 2025, Marc Marquez Ungkap Harga Mahal yang Harus Ia Bayarkan demi Gelar Juara Dunia ke-9

Marc Marquez akhirnya kembali ke puncak MotoGP pada musim 2025 setelah penantian panjang yang penuh tantangan dan pengorbanan besar sepanjang kariernya.
Kamis, 25 Desember 2025 - 16:21 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

tvOnenews.com - Marc Marquez akhirnya kembali ke puncak MotoGP pada musim 2025 setelah penantian panjang yang penuh tantangan dan pengorbanan besar sepanjang kariernya.

Rider Ducati itu tampil sangat dominan dengan meraih 11 kemenangan Grand Prix serta 14 kemenangan Sprint Race sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil luar biasa tersebut membuat Marquez mengunci gelar juara dunia kelas utama dengan lima seri tersisa di kalender MotoGP 2025.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

Gelar tersebut menjadi yang ketujuh di kelas utama sekaligus titel kesembilan sepanjang karier Grand Prix nya.

Kesuksesan ini terasa sangat spesial karena mengakhiri periode sulit yang dimulai sejak cedera lengan parah di MotoGP Spanyol 2020.

Cedera tersebut memaksanya menjalani empat operasi besar dan melewati masa-masa kelam dalam hidupnya sebagai pembalap profesional.

Marquez juga mengambil keputusan besar dengan mengakhiri kerja sama panjang bersama Honda demi mengembalikan daya saingnya.

Pilihan pindah ke Ducati pabrikan terbukti tepat dan menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya di MotoGP.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Facbook/MotoGP

Melansir dari laman Crash, Marc Marquez secara terbuka mengungkap beratnya perjuangan meraih gelar juara dunia ke-9 tersebut.

“Gelar kesembilan ini adalah yang paling didambakan dan paling sulit diraih,” ujar Marc Marquez.

Ia mengakui bahwa pencapaian tersebut menuntut pengorbanan besar, bukan hanya secara teknis, tetapi juga secara personal.

“Saya membayar harga yang sangat mahal untuk meraihnya dalam setiap aspek, terutama secara fisik dan mental,” lanjutnya.

Marquez menyebut masa-masa terburuk dalam hidupnya datang saat ia jatuh dari puncak kejayaan ke titik terendah.

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

“Ketika Anda berada di puncak dan Anda jatuh, Anda tidak hanya jatuh ke tanah; Anda jatuh lebih rendah lagi, dan semuanya sangat gelap di sana,” ungkapnya.

Namun, Marquez menegaskan dirinya tidak pernah benar-benar sendirian dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

“Untungnya, saya memiliki sistem pendukung yang hebat yang membantu saya keluar dari sana,” katanya.

Ia menilai dukungan keluarga, tim, dan orang-orang terdekat sangat berperan dalam kebangkitannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian Anda harus bekerja keras, percaya pada diri sendiri, dan terus meningkatkan diri dari hari ke hari,” tutup Marquez.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT