News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Performanya Turun Drastis di MotoGP 2025, Francesco Bagnaia Akhirnya Temukan Kesalahannya di Musim Lalu

Francesco Bagnaia masih berusaha menutup lembaran kelam MotoGP 2025 yang menjadi salah satu musim tersulit sepanjang kariernya di kelas utama.
Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:25 WIB
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

tvOnenews.com - Francesco Bagnaia masih berusaha menutup lembaran kelam MotoGP 2025 yang menjadi salah satu musim tersulit sepanjang kariernya di kelas utama.

Juara dunia tiga kali itu mengawali musim dengan masalah kepercayaan diri saat menunggangi Ducati Desmosedici GP25 yang tak memberi rasa nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagnaia berharap kendala tersebut akan teratasi seiring waktu, seperti yang pernah ia alami pada musim-musim sebelumnya bersama Ducati.

Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Namun kenyataannya, ia tak pernah menemukan perasaan yang sama seperti saat menggunakan prototipe GP24 pada musim 2024 lalu.

Beberapa momen gemilang sempat hadir, termasuk kemenangan sempurna di MotoGP Jepang dengan pole position dan dua kemenangan balapan.

Sayangnya, performa impresif di Motegi gagal diulang pada paruh akhir musim, sehingga konsistensi Bagnaia terus menurun.

Pembalap asal Turin itu menutup MotoGP 2025 di posisi kelima klasemen, kalah dari Alex Marquez, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta.

Sementara itu, rekan setimnya Marc Marquez justru mengunci gelar juara dunia kesembilan dengan motor serupa, lima seri sebelum musim berakhir.

Bagnaia pun mengakui kesalahan terbesarnya, yakni terlalu memaksakan mencari sensasi GP24 pada motor GP25 yang memiliki karakter berbeda.

"Kesalahannya adalah memulai dengan pemikiran bahwa potensi saya dengan GP24 sangat tinggi. Jadi ini bukan masalah adaptasi dengan GP25, ini lebih tentang saya mencari perasaan yang saya miliki di atasnya, tetapi itu tidak pernah datang," ujar Bagnaia.

Ia optimistis ketenangan dan kecepatan akan kembali jika perasaan tersebut berhasil ditemukan pada musim 2026 mendatang.

"Jadi saya tahu potensinya ada di sana, saya tahu kecepatannya belum hilang. Kami harus bekerja untuk menemukan perasaan itu lagi," tambahnya.

Bagnaia juga menepis anggapan harus lebih agresif di lintasan dengan menegaskan dirinya tak pernah ragu bertarung saat dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menutup refleksinya, pembalap bernomor 63 itu menyebut kesulitan mulai terasa sejak balapan Jerez dan terus memburuk hingga akhir musim.

"Saya harus mengatakan bahwa kesulitan dimulai pada balapan di Jerez, sirkuit yang saya kenal dengan baik," tutup Bagnaia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT