Bos Williams Sebut Klaim Mesin Mercedes Menjadi yang Terbaik untuk F1 2026 Hanya Cara untuk Mempercepat Perubahan Regulasi
- Facebook/Williams
tvOnenews.com - Bos Williams Racing, James Vowles, merespons dengan hati-hati klaim yang menyebut mesin Mercedes akan unggul pada F1 2026.
Menurut Vowles, pembicaraan soal keunggulan performa masih terlalu dini dan belum memiliki dasar kuat pada tahap pengembangan saat ini.
Ia menilai belum ada kepastian mengenai efisiensi dan tenaga unit daya masing-masing pabrikan menjelang regulasi baru.
- Facebook/Williams
Situasi tersebut makin rumit karena isu teknis, termasuk perdebatan rasio kompresi mesin yang diatur 16:1.
Disebutkan, rasio itu berpotensi meningkat hingga 18:1 saat mesin mencapai suhu operasional, memicu perbedaan interpretasi regulasi.
"Tidak ada produsen mesin yang tahu ke mana arahnya. Rumor yang beredar baru-baru ini berasal dari fakta bahwa beberapa tim dan pemasok mesin mencoba menggunakan cerita-cerita seperti ini untuk mengubah aturan teknis." ujar Vowles.
Ia juga menepis anggapan bahwa salah satu pabrikan sudah tertinggal jauh dalam pengembangan.
"Saya rasa tidak ada yang benar-benar tahu. Saya sangat meragukan bahwa Ferrari melakukan pekerjaan yang buruk, karena mereka memproduksi mesin yang bagus setiap tahun. Hal yang sama berlaku untuk Honda. Jadi saya tidak mengharapkan situasi seperti 2014 di mana Mercedes akan memiliki keunggulan besar." tambahnya.
Lebih lanjut, Vowles menegaskan Williams telah memulai persiapan menuju 2026 sejak awal bersama Mercedes.
Proses itu dimulai pada 2024 melalui kesepakatan transisi sesuai regulasi teknis terbaru.
"Mercedes sudah sangat siap, tetapi kita baru akan melihat gambaran sebenarnya ketika mobil-mobil tersebut turun ke lintasan," pungkasnya.
(akg)
Load more