Gerak Cepat, Aprilia Sudah Jadwalkan Prototipe MotoGP 850 cc Turun Lintasan di 2026
- Aprilia Racing
Jakarta, tvOnenews.com - Aprilia menargetkan untuk menurunkan prototipe MotoGP bermesin 850 cc ke lintasan pada awal musim semi.
Hal tersebut disampaikan direktur teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini.

- Instagram/Aprilia
Seperti telah diberitakan sebelumnya, mesin Aprilia untuk regulasi MotoGP 2027 sudah dijalankan di bangku uji (test bench).
Langkah cepat ini dilakukan Aprilia bersamaan dengan penyempurnaan versi terakhir RS-GP bermesin 1000 cc.
“Tantangan adalah kata yang tepat! Tapi kami sangat siap,” ujar Sterlacchini dalam peluncuran tim Aprilia, Kamis.
“Mesin 850 cc saat ini sudah berjalan di test bench dalam mode pengujian, terutama untuk keandalan, memastikan semuanya bekerja dengan baik, sekaligus memulai sebagian pengembangannya.”
“Pada dasarnya, kami memperkirakan prototipe pertama akan turun ke lintasan sekitar awal musim semi.”
“Pada akhirnya, prototipe pertama sebenarnya sudah selesai dibuat, tetapi saat ini masih berada dalam tahap pengujian.”
“Kami cukup percaya diri, cukup optimistis.”

- Aprilia Racing
Untuk diketahui, KTM menjadi pabrikan MotoGP pertama yang menguji prototipe 850 cc di lintasan pada Desember lalu, disusul Honda beberapa pekan kemudian.
Membagi sumber daya antara pengembangan motor musim berjalan dan persiapan regulasi baru memang bukan perkara mudah.
Namun, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai efisiensi pabrikan Italia bisa menjadi keunggulan tersendiri.
“Saya pikir ini justru sebuah keuntungan bagi kami,” kata Rivola.
“Saya rasa, secara umum, perusahaan-perusahaan Italia sangat efisien. Jadi saya tidak melihat alasan mengapa motor 2027 kami tidak bisa sangat kompetitif.”
“Mungkin tanda tanya terbesar bukan pada motor atau mesinnya, melainkan pada ban Pirelli. Itu mungkin aspek yang paling menantang.”
“Namun di saat yang sama, jika sebuah pabrikan tahu bahwa mereka bisa bersaing untuk podium di setiap balapan, mereka juga bisa mengerjakan proyek 2027 dengan baik. Jadi saya melihat ini lebih sebagai peluang daripada masalah.”
Sterlacchini pun sepakat dengan pandangan tersebut. Menurutnya, setiap tim pasti punya persiapan masing-masing untuk menyambut regulasi baru.
“Setiap pabrikan harus memaksimalkan keunggulan masing-masing,” ujarnya.
“Saya 100 persen setuju dengan Massimo bahwa budaya Eropa secara umum lebih reaktif, terutama perusahaan-perusahaan Italia.”
“Kami percaya bisa mengatasi kebingungan dan kekacauan yang mungkin muncul, karena kami sangat responsif. Saya melihat ini sebagai peluang, bukan masalah.”
Sementara itu, Aprilia yang finis di posisi kedua klasemen konstruktor MotoGP musim lalu di bawah Ducati, hingga kini belum mengikat satu pun pembalap untuk era MotoGP 850 cc pada 2027.
Namun, nama Marco Bezzecchi kemungkinan besar masih akan menjadi salah satu andalan mereka mengingat performa apik pembalap Italia itu sepanjang 2025 kemarin.
(aes)
Load more