News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jorge Martin Tanggapi Aturan Baru Restart Motor di MotoGP 2026: Akan Sulit saat Balapan Hujan

Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) resmi memperkenalkan aturan baru terkait insiden kecelakaan untuk musim MotoGP 2026. 
Minggu, 18 Januari 2026 - 18:11 WIB
Rider Aprilia, Jorge Martin
Sumber :
  • MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, buka suara soal regulasi restart motor di MotoGP 2026.

Seperti diketahui, Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) resmi memperkenalkan aturan baru terkait insiden kecelakaan untuk musim MotoGP 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jorge Martin saat tampil di MotoGP Jepang 2025
Jorge Martin saat tampil di MotoGP Jepang 2025
Sumber :
  • Instagram/Aprilia

Regulasi tersebut berbunyi bahwa mulai musim 2026, pembalap MotoGP dan Superbike tidak lagi diperbolehkan menyalakan kembali motor mereka di sisi lintasan atau area run-off setelah mengalami kecelakaan apabila mesin motor mati.

Setelah terjatuh atau mengalami masalah teknis, motor wajib dipindahkan ke belakang pembatas lintasan menuju jalur servis. 

Di area tersebut, motor baru boleh dihidupkan kembali, sebelum pembalap diizinkan kembali ke trek.

Aturan ini diberlakukan dengan tujuan meningkatkan keselamatan, terutama untuk menghindari keberadaan pembalap dan marshal di area berbahaya. 

Namun, regulasi anyar ini diperkirakan akan memicu perdebatan dan menimbulkan sejumlah situasi kontroversial di masa mendatang.

Jorge Martin menanggapi perubahan tersebut dengan cukup santai, meski mengakui ada potensi situasi kontroversial.

Dia menilai perubahan tersebut secara umum dapat diterima, meskipun ia menyadari aturan ini bisa menjadi kendala dalam kondisi tertentu.

Dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecch di MotoGP 2025
Dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecch di MotoGP 2025
Sumber :
  • Aprilia Racing

"Saya pikir ini cukup normal. Begitu motor berhenti, biasanya memang tidak masuk akal untuk melanjutkan sesi," ujar juara dunia MotoGP 2024 tersebut.

"Saya memang ingat pada 2024, saya sempat terjatuh di sprint dan tetap finis di posisi 10. Jika motor masih bisa digunakan, Anda tetap bisa meraih poin," katanya lagi.

"Namun ini bisa menjadi masalah dalam balapan basah. Terkadang di kondisi hujan, Anda bisa jatuh dua kali dan masih finis di posisi 12 karena banyak pembalap lain juga terjatuh. Secara umum, saya pikir aturan ini bagus untuk keselamatan," lanjut Jorge Martin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aturan tersebut juga berlaku pada sesi kualifikasi. Menurut Martin, dampaknya tidak akan terlalu besar.

"Jika Anda jatuh di kualifikasi, biasanya Anda akan mengganti motor. Jadi saya rasa tidak banyak yang berubah dengan aturan baru ini. Jika Anda jatuh, biasanya motor itu sudah tidak bisa dipakai lagi," tutup rekan satu tim Marco Bezzecchi itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT