Toto Wolff Kritik Wacana FIA untuk Ubah Regulasi Mesin F1 2026, Khawatirkan Rencana Mercedes yang Bisa...
- Facebook Mercedes AMG
tvOnenews.com - Bos Mercedes, Toto Wolff, melontarkan kritik keras terkait rumor perubahan regulasi Power Unit F1 2026.
Ia menilai revisi aturan jelang dimulainya musim baru bisa membuat persiapan Mercedes berantakan.
Mercedes sebelumnya disebut menemukan celah teknis pada regulasi mesin generasi terbaru.

- Mercedes AMG Petronas
Tim Silver Arrows diyakini mampu menjalankan rasio kompresi lebih tinggi saat mesin bekerja.
Namun saat diuji suhu ruangan, tetap sesuai batas 16:1 yang menjadi acuan FIA.
Isu ini memicu reaksi rival seperti Ferrari, Aston Martin dan Audi yang mendorong revisi aturan.
FIA pun memberi sinyal solusi akan dicapai sebelum Grand Prix Australia, 8 Maret 2026.
“Saya sedikit bingung dalam beberapa minggu terakhir tentang bagaimana hal itu sampai pada titik di mana tiba-tiba menjadi topik pembicaraan, karena sampai Jumat lalu, saya mendapat kesan bahwa keadaan tidak akan berubah,” kata Wolff.

- Facebook Mercedes AMG
Ia menyinggung adanya lobi dan komunikasi tertutup dari pabrikan lain kepada FIA.
“Dan kami telah mendapatkan semua jaminan bahwa apa yang kami lakukan sesuai dengan aturan.” kata Wolff.
Wolff menegaskan Mercedes tidak akan menempuh jalur hukum jika aturan berubah.
“Tidak ada skenario seperti itu di mana kami akan menuntut siapa pun,” tegasnya.
Di sisi lain, Wolff justru menunjuk Red Bull sebagai tolok ukur awal pramusim.
"Mobilnya, Power Unitnya, menurut saya adalah tolok ukur saat ini. Dan tentu saja, ada Max di dalam mobil, kombinasi itu sangat kuat." tegas Toto Wolff.
Menurutnya, performa RB22 terlihat konsisten dalam beberapa lap beruntun.
"Saya mengatakan bahwa seperti hari ini, pada hari pertama pengujian resmi, yang selalu disertai catatan, mereka telah menetapkan tolok ukur hari ini." pungkasnya.
(akg)
Load more