RC16 Tidak Stabil, Enea Bastianini Nilai KTM Terlalu Prioritaskan Pedro Acosta di MotoGP 2026
- Instagram/Enea Bastianini
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap KTM Tech3, Enea Bastianini, menghadapi tantangan berbeda saat menjalani tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram. Setelah tampil menjanjikan pada tes Sepang, performanya justru menurun di Thailand.
Selama dua hari tes di Sirkuit Buriram, Bastianini dan krunya mencoba berbagai pengaturan. Namun, perubahan yang dilakukan belum langsung membuahkan hasil. Situasi mulai membaik ketika ia menjajal sasis baru di penghujung sesi.

- Instagram.com/tech3racing
“Kami bisa menyelesaikan beberapa masalah di tikungan dengan sasis itu. Pengereman kurang lebih sama, tetapi saya punya feeling yang lebih baik terhadap apa yang terjadi dengan ban,” ujar Bastianini.
Dengan perkembangan tersebut, pembalap asal Italia itu mengaku cukup percaya diri menyambut akhir pekan balapan MotoGP Thailand. Buriram sendiri memiliki arti khusus baginya karena di sirkuit itulah ia melakoni debut balap bersama KTM pada 2015.
Lalu, seberapa besar perbedaan motor KTM RC16 musim ini dibanding tahun lalu?
“Tahun lalu saya punya masalah besar dengan motor di tengah tikungan. Dengan sasis baru, musim ini sedikit lebih baik,” jelas pembalap 28 tahun tersebut.
“Tapi kita harus lihat akhir pekan ini apakah itu benar-benar terasa dan apakah kami sudah melangkah maju. Di trek ini Anda tidak bisa terlalu memaksa ban, padahal biasanya itu salah satu kelebihan saya,” katanya sambil tersenyum.
Secara keseluruhan, Bastianini merasa ada kemajuan dalam set-up motor.
“Dibanding tahun lalu, feeling-nya sedikit lebih baik. Saya banyak berbicara dengan pihak pabrikan untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan saya. Gaya balap saya berbeda dari pembalap KTM lainnya, jadi saya butuh sesuatu yang berbeda,” tegasnya.
“Tapi motornya cepat, Pedro sangat kompetitif dalam tes terutama saat mencatatkan lap time cepat.”
Pada tes Buriram, Pedro Acosta finis di posisi keenam, sedangkan Bastianini berada di urutan ke-18. Situasi ini memunculkan pertanyaan apakah KTM lebih memprioritaskan Acosta.
“Jauh lebih mudah fokus kepada pembalap yang paling cepat. Saat ini Pedro yang tercepat, dan KTM bekerja sangat keras untuknya dari sudut pandang pabrikan, itu keputusan yang tepat,” jelas Bastianini.
Load more