News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekor Sempurna Milik Ducati Terhenti di MotoGP Thailand, Marc Marquez Langsung Buka Suara: Jangan Panik

Dominasi panjang milik Ducati harus terhenti di MotoGp Thailand 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram pada akhir pekan kemarin.
Selasa, 3 Maret 2026 - 22:23 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • marcmarquez93

tvOnenews.com - Dominasi panjang milik Ducati harus terhenti di MotoGp Thailand 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram pada akhir pekan kemarin.

Untuk pertama kalinya, pabrikan yang mendominasi MotoGP dalam beberapa musim terakhir itu tak memiliki wakil di podium MotoGP Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Catatan 88 podium grand prix beruntun milik Ducati pun akhirnya runtuh di Sirkuit Buriram musim ini.

Tim pabrikan Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026
Tim pabrikan Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram.com/@ducaticorse

Dari catatan waktu, Ducati bahkan tertinggal lebih dari 15 detik dari pemenang MotoGP Thailand 2026, Marco Bezzecchi..

Rider milik tim Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio, menjadi pembalap terbaik mereka di posisi keenam.

Sementara itu, peluang podium Marc Marquez sirna akibat kerusakan roda belakang pada lap ke-21.

Bos tim, Davide Tardozzi, mengakui belum memahami penyebab penurunan performa di Buriram.

Meski begitu, Marquez memilih bersikap tenang.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • marcmarquez93

“Tentu saja, Ducati sedang bekerja. Kita perlu bekerja dengan baik, kita perlu bekerja keras, tetapi jangan panik," kata Marc Marquez.

“Di sini casingnya berbeda, bannya berbeda. Mari kita lihat balapan selanjutnya. Tentu saja, kita perlu bekerja, kita tidak boleh lengah.” tambahnya.

Soal insiden ban, Marquez menegaskan kalu dirinya tak ingin memikirkan masalh tersebut dan memilih fokus menghadapi race berikutnya.

“Saya tidak ingin membuang waktu. Saya hanya ingin memikirkan balapan selanjutnya. Ini bukan masalah Michelin, dan bukan masalah trek. Hanya saja, double-kerb itu bagus karena beberapa alasan, tetapi hari ini kita melihat sesuatu yang tidak biasa. Tapi, itu bisa terjadi," ujar Marc Marquez.

“Itu sangat aneh karena bahkan peleknya pun rusak parah. Jadi, saya merasa sangat beruntung karena tidak sampai mengalami highside yang parah.” lanjutnya.

Ia mengaku start sengaja dilakukan tenang demi menjaga kondisi bahunya.

“Saya sangat tenang di awal. Saya tahu ini akan menjadi balapan yang panjang bagi ban, bagi kondisi fisik saya, dan saya berkata, ‘Oke, saya ingin tenang, tidak masalah jika mereka menyalip saya’," katanya.

“Kemudian, ketika tersisa 10 lap, saat itulah saya mulai menyerang. Saya semakin dekat dengan podium di setiap lap, mengejar Raul Fernandez dan Pedro Acosta," terang Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi oke, hari ini kami tidak mencetak poin, tetapi yang terpenting adalah levelnya masih ada.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menganalisis terkait fakta persidangan yang menyebut ada aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Utama di kasus suap importasi barang.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT