Meski Mercedes Mendominasi Dua Seri Awal, George Russell Nilai F1 GP Jepang 2026 Sebagai Ujian Berat Untuk....
- Facebook/Mercedes AMG Petronas
tvOnenews.com - Dominasi Mercedes di dua seri awal F1 2026 ternyata tak membuat pembalap Mercedes, George Russell, memandang remeh GP Jepang akhir pekan ini.
George Russell menilai F1 GP Jepang 2026 justru akan menjadi ujian penting bagi efektivitas regulasi baru Formula 1 musim ini.
Ia menilai Sirkuit Suzuka dikenal sebagai trek favorit pembalap berkat rangkaian tikungan cepat dan alur mengalir yang menantang konsistensi mobil.
- Facebook/Mercedes AMG Petronas
Namun, pada musim sebelumnya, balapan di Suzuka dinilai membosankan meski catatan waktu kualifikasi sangat impresif dengan mobil generasi lama ber-downforce tinggi.
Kini dengan perubahan regulasi di F1 2026, Russell menilai jika situasi di musim lalu tidak akan terulang.
Russell menilai perubahan regulasi 2026 yang meningkatkan peluang menyalip di Australia dan China akan benar-benar diuji pada karakter unik Suzuka.
“Saya rasa ini argumennya. Generasi mobil sebelumnya, bisa dibilang sangat cocok untuk sirkuit seperti Suzuka, karena mobil-mobil di masa lalu memiliki banyak downforce pada kecepatan tinggi, dan saya rasa catatan waktu lap yang kita lihat tahun lalu mungkin adalah catatan waktu lap tercepat yang pernah kita lihat di Suzuka, namun balapannya sangat membosankan,” kata Russell.
“Jadi ya, kita akan lebih lambat di tikungan Esses tahun ini, dan saya rasa mungkin akan mudah melakukan satu kali pit stop, sama seperti tahun lalu. Tapi itu mudah dilakukan di China, dan itu balapan yang sangat seru," tambahnya.
“Saya kira ini akan menjadi ujian yang baik untuk regulasi, jika sirkuit ini sekarang menjadi balapan yang seru dan dulunya balapan yang membosankan, itu akan sangat menarik.” tutup Russell.
Russell juga percaya karakter mobil Mercedes yang low drag tetap memberi keuntungan, meski hanya ada dua zona Straight Mode di Suzuka.
(akg)
Load more