Marc Marquez Ceritakan Momen Kecelakaan Horor di FP1 MotoGP Amerika 2026: Itu Kesalahan Saya
- Reuters/Jakub Porzycki
Jakarta, tvOnenews.com - Akhir pekan MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas diawali dengan insiden serius yang dialami juara dunia, Marc Marquez.
Pembalap Ducati itu mengalami kecelakaan berkecepatan tinggi hingga 192 km/jam di Tikungan 10 pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Jumat pagi.
- Reuters
Marquez terjatuh di awal sesi setelah kehilangan kendali, lalu meluncur di atas aspal dan gravel sebelum menghantam pembatas udara (air fence).
Insiden tersebut memicu dikibarkannya bendera merah.
Ia sempat terlihat terguncang saat berdiri, sebelum kembali ke pit box di mana dokter MotoGP, Dr. Angel Charte, langsung melakukan pemeriksaan.
Kabar baik datang beberapa menit kemudian. Marquez hanya mengalami luka lecet pada lengan kanan dan tangan kiri tanpa adanya patah tulang. Ia bahkan mampu kembali ke lintasan menggunakan motor cadangan dan menutup sesi FP1 di posisi keempat.
Pada sesi kualifikasi sore harinya, performa Marquez kembali normal. Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat 2 menit 00,927 detik, hanya terpaut sekitar enam per seratus detik dari rekor lap.
“Itu sepenuhnya kesalahan saya,” ujar Marquez soal kecelakaannya di FP1.
“Saya sangat menyukai Tikungan 10 karena di sana saya bisa benar-benar memaksimalkan gaya balap saya. Ketika Anda sudah terbiasa mengambil tikungan dengan cara tertentu di lap ketiga dan keempat saya mencoba melakukannya seperti biasa. Tapi saya kurang hati-hati karena permukaan lintasan tahun ini lebih bergelombang.”
Pembalap berusia 33 tahun itu menjelaskan bahwa banyak pembalap mengalami kesulitan di tikungan tersebut akibat kondisi trek.
“Kami melihat banyak situasi sulit di tikungan itu. Ada banyak gundukan sebelum motor direbahkan. Di sore hari saya sedikit mengubah racing line. Saya terlalu optimistis di lap awal. Pada akhirnya saya cukup beruntung bisa selamat dari kecelakaan, tapi saya akan sedikit kesulitan sepanjang akhir pekan karena benturannya cukup keras.”
Terkait kondisi fisiknya, Marquez mengaku merasakan nyeri di beberapa bagian tubuh.
“Di lengan, di jari, ya di mana-mana,” ujarnya sambil tertawa.
“Tapi rasa sakit paling parah ada di punggung dan leher. Kita lihat saja kondisi saya besok.”
Meski demikian, ia memastikan bahwa bahu kanan yang sebelumnya cedera pada MotoGP Indonesia 2025 tidak mengalami masalah.
“Bahu saya baik-baik saja. Setelah kecelakaan itu, justru rasa sakitnya berpindah ke bagian lain,” candanya.
Marquez juga menyoroti aspek keselamatan di Tikungan 10, khususnya area run-off yang dinilai masih terbatas untuk kecepatan tinggi.
“Itu cukup di batas karena kami melaju dengan kecepatan sangat tinggi, seperti yang Anda lihat, hampir 200 km/jam,” tegasnya.
“Anda lihat sendiri saya menghantamnya dengan kecepatan tinggi. Jika area run-off diperlebar sedikit, itu akan lebih baik. Bahkan dengan motor Moto2 pun, saya yakin masih bisa terjadi kecelakaan serupa di sana.”
(aes)
Load more