Betapa Kecewanya Gigi Dall’Igna Melihat Tak Ada Rider Ducati di Podium MotoGP Amerika Serikat 2026, Ia Tegas Bilang...
- Instagram/Ducati Corse
tvOnenews.com - Bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menilai akhir pekan di MotoGP Amerika Serikat sebagai peringatan keras bagi timnya.
Meski Fabio di Giannantonio meraih pole dan Francesco Bagnaia memimpin Sprint, Ducati gagal podium pada balapan utama.
Hasil itu kontras dengan rekor 88 Grand Prix beruntun Ducati selalu menempatkan pembalap di podium sejak 2021 hingga 2025.
- Instagram/Marc Marquez
Di Austin, insiden dan penalti mempengaruhi hasil. Marc Marquez mengalami crash, bersenggolan di Sprint, lalu menjalani long lap penalty saat Grand Prix.
Namun, Dall’Igna tak mencari pembenaran ketika Aprilia Racing mendominasi dan nyaris menyapu podium sebelum kendala teknis Ai Ogura.
Fabio Di Giannantonio menjadi pengumpul poin terbanyak untuk Ducati musim ini, diikuti Marquez dan Bagnaia yang tertinggal cukup jauh.
“GP yang mencerminkan nilai-nilai sejati di lintasan, balapan yang kurang bersemangat yang terjadi di akhir pekan dengan hasil yang beragam bagi kami, dan yang harus ditafsirkan dengan sangat hati-hati,” tulis Dall’Igna.
“Hari Sabtu dimulai dengan Diggia di Pole Position dan Pecco serta Marc memulai dari baris kedua di grid. Sayangnya, kesalahan Marc di Sprint Race membuatnya mendapat penalti long-lap yang berat di Grand Prix, memaksanya kehilangan posisi yang signifikan terhadap para pesaing terdekatnya yang mencegahnya untuk memperebutkan podium," lanjutnya.
- Instagram/Ducati Corse
“Seperti biasa, dia gigih dan bertekad, berhasil merangkak kembali untuk finis di posisi ke-5, memberikan yang terbaik dengan kemurahan hati dan karakter yang sesuai dengan sang juara yang tidak pernah menahan diri.” tambah Gigi Dall’Igna.
“Yang jelas adalah kita perlu bekerja keras untuk meningkatkan performa dan menempatkan pembalap kita pada posisi untuk memberikan yang terbaik, terutama sekarang karena lawan terbukti sangat kompetitif," terangnya.
“Di AS kita mengalami kesulitan lebih dari yang seharusnya: sebuah peringatan yang harus mendorong kita untuk kembali meraih kemenangan, dengan keyakinan bahwa setelah itu akan lebih baik lagi!” tutupnya.
Load more