Bukan Risiko, Ini Alasan Ducati Lenovo Kejar Tanda Tangan Acosta untuk MotoGP 2027
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Ducati Lenovo Team membidik Pedro Acosta dinilai sebagai langkah wajar untuk mengumpulkan pembalap terbaik di grid MotoGP.
Pendapat itu disampaikan langsung oleh salah satu legenda balap MotoGP, Mick Doohan.
- Instagram.com/@ducaticorse
Menurut Mick Doohan, keberadaan dua pembalap top dalam satu tim memang menantang, tetapi hal itu merupakan konsekuensi logis bagi tim yang ingin terus mendominasi.
Ia juga menilai Acosta sebagai talenta luar biasa yang pantas mendapat tempat di tim papan atas.
"Sebagai pembalap, baik di era saya atau era Marc, kami fokus pada diri sendiri," kata Mick Doohan dilansir dari laman Crash.
"Bukankah Ducati ingin punya pembalap terbaik untuk tim atau motor mereka? Acosta berbakat luar biasa. Apa yang ia lakukan dengan KTM sangat menakjubkan," ujar Doohan.
Doohan menegaskan bahwa setiap pembalap pada dasarnya hanya fokus pada performa diri sendiri dan tim kecilnya, bukan pada dinamika internal tim secara keseluruhan.
Dengan performa impresif Acosta bersama Red Bull KTM Factory Racing, Ducati dinilai punya alasan kuat untuk merekrutnya, meski harus berisiko menghadapi potensi konflik internal.
Kedatangan Pedro Acosta Takkan Ganggu Marc Marquez
Menanggapi rumor kedatangan Pedro Acosta, Mick Doohan beranggapan Marc Marquez tidak akan gentar jika harus berbagi garasi dengan El Tiburon di tim pabrikan Ducati.
Namun di sisi lain, Doohan mengakui situasi tersebut juga tidak akan mudah, terutama karena perbedaan generasi antara keduanya.
"Ini akan sulit bagi mereka berdua. Mereka berdua orang Spanyol dan sangat berbakat," kata Mick Doohan.
"Marc (Marquez) tak muda lagi, dan ada rider muda yang sedang menggali pengalaman, yang melaju sangat cepat dan ingin mengalahkan pembalap senior, yaitu Marc. Marc juga tak ingin dikalahkan rider muda," ujar Doohan.
(aes)
Load more