Dua Race F1 2026 di Timur Tengah Batal Gara-gara Perang, Sirkuit Silverstone Siap Gantikan GP Bahrain dan Arab Saudi
- Facebook/F1
tvOnenews.com - Sirkuit legendaris Silverstone membuka opsi menjadi tuan rumah tambahan di F1 2026 ini.
Langkah itu muncul setelah perang timur tengah memaksa pembatalan F1 GP Bahrain dan Arab Saudi 2026 sehingga menciptakan jeda lima pekan.
Kejuaraan baru kembali di Miami, sementara agenda Timur Tengah berikutnya dijadwalkan pada akhir September.
Namun, ketidakpastian masih membayangi seri Azerbaijan, Qatar, dan Abu Dhabi yang berdekatan di akhir musim.
- Facebook/F1
Pengalaman masa pandemi membuat F1 pernah menyusun kalender alternatif dengan cepat di beberapa sirkuit.
Saat itu, Silverstone termasuk venue yang menggelar dua balapan, bersama Austria dan Bahrain.
"Saya telah menawarkan, karena kami melangkah selama COVID dan kami dapat membantu Formula 1, dan jika itu akan membantu lagi, maka tentu saja, kami akan melakukannya," kata Pringle.
“Tapi ada banyak kepraktisan yang perlu dipertimbangkan. Tawarannya masuk, mereka tahu kita ada di sini, dan kita bisa bergerak cepat.” tambahnya.
CEO sirkuit, Stuart Pringle, menilai fleksibilitas jadwal masih memungkinkan jika F1 membutuhkan solusi darurat.
"Saya bangga karena tidak memiliki jendela cadangan, tetapi semuanya dapat dipindahkan dalam krisis." terang Stuart Pringle.
Dari sisi F1, keputusan tidak akan diambil terburu-buru mengingat situasi geopolitik berubah setiap hari.
"Semua orang bisa menonton TV dan melihat berita setiap hari bahwa situasinya sangat cair dan sangat dinamis, dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, apalagi pada bulan September dan Oktober," kata kepala komunikasi F1, Liam Parker.
"Kami memiliki periode waktu yang panjang sampai acara kami bahwa kami harus kembali ke wilayah Timur Tengah." tutupnya.
(akg)
Load more