GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewis Hamilton Bernapas Lega, Podium GP Inggris Tetap Sah Walau Terancam Sanksi FIA

Tampil di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026), Lewis Hamilton sebelumnya sempat yakin bakal kehilangan hasil gemilang tersebut akibat dugaan pelanggaran saat bendera kuning dikibarkan.
Senin, 6 Juli 2026 - 02:43 WIB
Lewis Hamilton raih Podium di GP Inggris
Sumber :
  • REUTERS/Suzanne Plunkett

Jakarta, tvOnenews.com - Lewis Hamilton akhirnya bernapas lega dengan posisinya di podium GP Inggris tetap sah. Lewis Hamilton yang finis di peringkat ketiga sempat mendapatkan bendera kuning di tengah balapan. 

Tampil di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026), Lewis Hamilton sebelumnya sempat yakin bakal kehilangan hasil gemilang tersebut akibat dugaan pelanggaran saat bendera kuning dikibarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Ferrari tersebut finis di posisi ketiga pada balapan kandangnya. Namun, usai lomba berakhir, ia langsung dipanggil oleh steward FIA karena diduga tidak mengurangi kecepatan ketika melewati area yang sedang berada dalam kondisi bendera kuning.

Insiden tersebut terjadi pada lap ke-38 di sektor Copse-Maggotts-Becketts, tidak lama setelah mobil Audi milik Nico Hulkenberg berhenti di sisi lintasan.

Sebelumnya, Hamilton juga telah menerima penalti lima detik akibat melakukan start yang kurang sempurna. Karena itu, juara dunia tujuh kali tersebut merasa hampir pasti akan kembali mendapat hukuman tambahan yang berpotensi membuatnya kehilangan podium.

"Kemungkinan besar saya akan mendapat penalti lagi sekarang. Saya melewati area bendera kuning dan saya tidak melihatnya. Jadi ini akan menjadi penalti lagi, start yang salah, bendera kuning. Kalau sedang sial, semuanya datang bersamaan," kata Hamilton dikutip dari laman The Race, Senin (6/7/2026). 

Lewis Hamilton mengaku telah menemui para steward dan saat itu merasa peluang mempertahankan posisi ketiganya sangat kecil.

"Saya baru saja bertemu mereka. Saya belum mendapatkan jawabannya. Tapi kemungkinan besar saya akan mendapat hukuman. Saya yakin saya akan menerima penalti," ujarnya.

Namun, dugaan Hamilton ternyata meleset. Setelah melakukan penyelidikan, FIA memutuskan hanya memberikan driving reprimand alias teguran tanpa penalti waktu sehingga posisi ketiga Hamilton tetap dinyatakan sah.

Dalam penjelasan resminya, steward FIA menilai Hamilton memiliki waktu yang sangat terbatas untuk menyadari adanya bendera kuning. 

Selain itu, perhatian pebalap asal Inggris tersebut juga sedang terfokus pada potensi serangan balik dari Max Verstappen setelah baru saja berhasil menyalip rivalnya itu.

Steward menjelaskan bahwa Hamilton sudah memasuki sektor tersebut sebelum lampu panel maupun bendera kuning ditampilkan.

"Hamilton memasuki sektor terkait sebelum bendera kuning maupun panel lampu kuning ditampilkan. Indikasi kuning di layar setir baru muncul ketika pembalap sudah berada di lintasan lurus menuju Tikungan 10 dan hampir keluar dari zona bendera kuning," tulis pernyataan FIA.

Mereka juga menyebut tidak ada panel lampu kuning yang berada dalam bidang pandang langsung Hamilton sehingga waktu untuk bereaksi sangat terbatas.

"Bukti menunjukkan tidak ada panel lampu kuning yang berada dalam bidang pandang langsung pembalap dan indikasi kuning di layar setir hanya terlihat dalam waktu yang sangat singkat. Karena itu, steward menyimpulkan bahwa waktu yang tersedia bagi pembalap untuk bereaksi sangat terbatas," lanjut pernyataan tersebut.

FIA juga mempertimbangkan fakta bahwa beberapa saat sebelumnya Hamilton sedang terlibat duel sengit dengan Max Verstappen sehingga fokusnya lebih banyak tertuju ke kaca spion.

"Steward menerima bahwa tepat sebelum memasuki sektor tersebut, Hamilton baru saja terlibat manuver menyalip Verstappen dan mengantisipasi serangan balik. Akibatnya, perhatian pembalap lebih banyak tertuju ke kaca spion dibandingkan panel lampu hijau di akhir sektor," jelas pernyataan FIA.

Meski demikian, FIA tetap menyatakan Hamilton tidak sepenuhnya mematuhi prosedur bendera kuning karena tidak terlihat melakukan pengurangan kecepatan secara signifikan setelah menerima indikasi di layar kemudi.

Walaupun dinyatakan melakukan pelanggaran, berbagai faktor yang meringankan membuat FIA memutuskan teguran sudah cukup sebagai sanksi.

Keputusan tersebut membuat Hamilton tetap mengamankan posisi ketiga dan meraih tambahan poin penting dalam perebutan gelar juara dunia. 

Ia bahkan memangkas selisih poin dari pemimpin klasemen, Kimi Antonelli, yang justru kehilangan posisi 10 besar setelah menerima penalti lima detik akibat pelanggaran batas lintasan.

Lewis Hamilton sebenarnya sempat berada di jalur untuk finis kedua di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc, setelah Antonelli mengalami masalah pada fase akhir balapan. Namun, keluarnya safety car akibat insiden Max Verstappen membuat Ferrari memutuskan memanggil Hamilton masuk pit.

Strategi tersebut membuat Hamilton kembali ke lintasan di belakang mantan rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang menggunakan ban lebih baru. Balapan pun tidak kembali berlangsung secara penuh setelah safety car, sehingga Hamilton harus puas finis di posisi ketiga.

Meski gagal meraih posisi runner-up, hasil tersebut tetap menjadi kabar baik bagi Ferrari setelah Hamilton terhindar dari hukuman tambahan yang sempat diyakininya akan menghapus podium di hadapan publik Silverstone.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Terungkap Sosok 'Superman' yang Viral Padamkan Karhutla Palangkaraya Kalimantan Tengah

Terungkap Sosok 'Superman' yang Viral Padamkan Karhutla Palangkaraya Kalimantan Tengah

Di tengah pekatnya kabut asap dan hamparan lahan gambut yang menghitam akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sosok ...
Siapa Ahmad Zaki Ali? Relawan yang Meninggal Dunia Saat Menyalurkan Bantuan Gempa di NTT

Siapa Ahmad Zaki Ali? Relawan yang Meninggal Dunia Saat Menyalurkan Bantuan Gempa di NTT

Profil Ahmad Zaki Ali, relawan yang meninggal saat menyalurkan bantuan gempa NTT, menyimpan kisah panjang pengabdian. Simak jejak kemanusiaan dan sosoknya.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
900 Hektare Hutan dan Lahan Masih Terbakar di Riau, Prabowo: Saya Kira Bisa Segera Padamkan

900 Hektare Hutan dan Lahan Masih Terbakar di Riau, Prabowo: Saya Kira Bisa Segera Padamkan

Presiden Prabowo kemudian memastikan luasan kebakaran yang masih berlangsung saat ini, bukan luas kumulatif sejak awal tahun.
Mauro Zijlstra Ungkap Target usai Dipinjamkan Persija Jakarta kepada Arema FC: Ini Keputusan yang Tepat

Mauro Zijlstra Ungkap Target usai Dipinjamkan Persija Jakarta kepada Arema FC: Ini Keputusan yang Tepat

Penyerang keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra, membawa misi khusus setelah resmi menjalani masa peminjaman bersama Arema FC jelang Super League 2026-2027.

Trending

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu resmi gandeng JHONLBF Law Firm untuk hadapi proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
Demo Hari Ini: Sebanyak 1.358 Personel Gabungan Disiagakan di Tiga Titik Unjuk Rasa

Demo Hari Ini: Sebanyak 1.358 Personel Gabungan Disiagakan di Tiga Titik Unjuk Rasa

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan terdapat tiga titik aksi unjuk rasa yang menjadi perhatian kepolisian hari ini.
Alasan Khusus Arema FC Rekrut Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta Jelang Super League 2026-2027

Alasan Khusus Arema FC Rekrut Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta Jelang Super League 2026-2027

Arema FC mengambil langkah cepat untuk memperkuat lini depan menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Singo Edan resmi mendatangkan Mauro Zijlstra, dari Persija Jakarta.
Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 25 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Memasuki 25 Agustus 2026, beberapa zodiak diprediksi memiliki prospek keuangan yang cukup cerah. Apakah kamu salah satu yang bakal bercuan deras esok hari?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT