Tutup Menu
LIVESTREAM

"Bola Panas" TWK di Tubuh KPK

Jumat, 4 Juni 2021

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) resmi mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan pemecatan 51 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Menurut MAKI tindakan pimpinan KPK yang serta merta memberhentikan pegawai KPK yang tidak lolos tes adalah tindakan diskriminatif dan melanggar hak asasi manusia (HAM).


Padahal kandungan putusan MK dalam uji materi sebelumnya menyatakan bahwa alih status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan pegawai KPK. MAKI juga berharap pemberhentian 51 pegawai KPK tidak dilakukan sebelum amar putusan MK terhadap uji materi dikeluarkan.


Sebelumnya KPK pada Rabu (5/5) lalu mengumumkan sebanyak 75 dari total 1.349 orang yang mengikuti tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tak lolos atau dinyatakan tidak memenuhi syarat. Beberapa nama di antaranya menduduki jabatan direktur, kepala bagian, penyelidik, dan penyidik. Ada pun beberapa tokoh antirasuah yang tidak lolos tersebut seperti Sujanarko, Harun Al Rasyid, Giri Suprapdiono, hingga Novel Baswedan.


Dalam wawancara bersama tvOne, Saor Siagian selaku pegiat antikorupsi bahkan menuding pimpinan KPK saat ini yakni Firli Bahuri sebenarnya memiliki agenda tertentu.

"Kalau dia lembaga non-departemen, yang berkaitan dengan pegawai di sini bukan komisioner, tapi sekjen. (Sedangkan) sekjen tak pernah dilibatkan. Inilah yang kita bilang sejak awal, Firli itu sudah punya agenda 'nama ini, nama ini' harus segera disingkirkan," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Staf Presiden, Moeldoko menyatakan alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara merupakan komitmen Pemerintah dalam menjaga KPK agar bisa terus bekerja maksimal dalam upaya pemberantasan korupsi. Menurut Moeldoko, presiden Jokowi menyerahkan mekanisme alih status tersebut kepada pimpinan KPK bersama KemenPAN-RB dan BKN dengan tidak merugikan hak-hak pegawai KPK.


Tes wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari asesmen alih status pegawai KPK ke ASN sebagai konsekuensi disahkannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.


Lantas, dengan dinamikanya saat ini, bagaimana nasib 51 pegawai yang diberi label 'merah'? Dan akan dibawa ke mana lembaga yang berada di garda terdepan pemberantasan korupsi ini?

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Trending
Komisi Yudisial Terima Aduan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oleh 150 Hakim di Jatim

Komisi Yudisial Terima Aduan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oleh 150 Hakim di Jatim

Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihaknya telah menerima aduan pelanggaran kode etik kehakiman yang diduga dilakukan oleh 150 hakim di Jawa Timur.
Anggota DPR: Tindakan penyerangan kepada para ustad tidak boleh diremehkan

Anggota DPR: Tindakan penyerangan kepada para ustad tidak boleh diremehkan

Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menegaskan tindakan penyerangan kepada para ustad beberapa waktu terakhir tidak boleh diremehkan.
Barcelona Taklukkan Levante 3-0

Barcelona Taklukkan Levante 3-0

Barcelona meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Levante dalam dengan skor 3-0 dalam pertandingan Liga Spanyol pekan ketujuh di Camp Nou pada Minggu malam WIB.
Satu Personel Brimob Gugur Dalam Kontak Tembak di Kiwirok Papua

Satu Personel Brimob Gugur Dalam Kontak Tembak di Kiwirok Papua

Kontak tembak antara TNI/Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Bintan, Papua kembali terjadi, Minggu (26/9) pukul 04.50 WIT. Satu polisi dipastikan gugur.
VIRAL, Manusia Silver Diamankan Ternyata Pensiunan Polisi

VIRAL, Manusia Silver Diamankan Ternyata Pensiunan Polisi

Dalam keterangan akun instagram @lintas.patroli yang mengunggah video tersebut menyebutkan bahwa manusia silver itu adalah pensiunan polisi.
Ibu di Malang Tewas Dipukul Palu oleh Sang Pacar. Ini Kronologinya

Ibu di Malang Tewas Dipukul Palu oleh Sang Pacar. Ini Kronologinya

Sang putra sebelumnya tidak menyangka ternyata ibunya menjadi korban pembunuhan. Berikut kronologinya
Manusia Silver Kakek Agus, Wakapolres Semarang: Akan Kita Karyakan Yang Layak 

Manusia Silver Kakek Agus, Wakapolres Semarang: Akan Kita Karyakan Yang Layak 

"Cari duit dapet Rp20 ribu, terus dipegang Satpol PP. Saya merasa malu kepada korps kepolisian, atas kesalahan saya saya mohon maaf," kata Kakek Agus, Minggu.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Tantangan Hidup
02:30 - 03:00
Reka Ulang
03:00 - 03:30
Kabar Utama
03:30 - 04:00
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
Selengkapnya