Tutup Menu
LIVESTREAM
Lagi, Penistaan Agama Oleh Youtuber

Lagi, Penistaan Agama Oleh Youtuber

Jumat, 27 Agustus 2021

Memiliki akses yang luas terhadap konten pengetahuan di internet ternyata bukan jaminan seseorang menjadi pandai dan bijaksana. Muhammad Kace, salah satu konten kreator di platform YouTube kini menjadi tersangka atas kasus penistaan agama.

Video-videonya yang bisa diakses jutaan orang menjadi bukti atas tutur kata dan kelakuannya tersebut. Akibatnya, ia ditangkap pihak kepolisian dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri di Bali dan menjalani pemeriksaan di Jakarta.

“Sudah menjadi tersangka,” ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (25/8).

Muhammad Kace menjadi viral di media sosial setelah ia mengunggah konten yang mengandung unsur penistaan terhadap agama Islam dengan mencampuradukkan syariat Islam dengan agama lain. Tak hanya dalam ucapan salam, ia juga mengubah beberapa kalimat dalam ajaran Islam yang menyebut nama Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, Kace juga mengatakan Muhammad bin Abdullah dikelilingi setan dan pendusta. Pernyataannya ini dinilai oleh banyak pihak mengandung unsur penistaan agama.

Bareskrim Polri lalu menerima laporan masyarakat pada Sabtu (21/8), dengan nomor register Laporan Polisi No.500/VII/SPKT/Bareskrim Polri. Selain di Bareskrim, Polri juga menerima tiga laporan terkait kasus serupa di Ditreskrimsus Polda Jatim atas dugaan pelecehan agama Islam dan kitab kuning yang tengah dipelajari oleh para santri.

Picu Keresahan Tokoh dan Organisasi Islam

Pernyataan M. Kace dalam unggahan di media sosial dinilai oleh pelapor sangat melecehkan Islam dan para santri. Dalam unggahan terakhirnya, selain mempermainkan salam umat Islam, Kace juga menganggap kitab kuning sebagai sumber kesesatan.

KH. Abdullah Gymnastiar, pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, merasa prihatin dengan peristiwa yang tengah viral ini. Keprihatinan Aa Gym terkait kata-kata Muhammad Kace, yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad dan menistakan agama Islam.

“Sungguh prihatin dengan ada kejadian ini, dan mudah-mudahan akan segera selesai dengan adil.”Jelas Aa Gym.

Aa Gym menilai, membina kerukunan umat beragama kini menjadi sangat penting, terutama di tengah menjamurnya platform media sosial. Hal ini, sambungnya, bukan untuk kepentingan umat Islam saja tapi agar kebersamaan dan persatuan tidak rusak oleh pihak-pihak yang bersikap tak pantas.

Senada dengan hal tersebut, KH Cholil Nafis menyebutkan, apa yang dilakukan Muhammad Kace telah mengusik rasa keimanan dan keagamaan umat muslim. Untuk itu ia mendorong kepolisian untuk tegas dalam menyikapi kasus ini.

"Kami mendukung untuk segera diproses hukum dan kami mengecam terhadap apa yang dilakukan oleh M. Kace karena realitanya di masyarakat orang merasa tersinggung dan dilecehkan. Sebagian pimpinan NU sudah berkoordinasi dengan kepolisian," ungkap Ketua Bidang Dakwah MUI ini dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Senin (23/8) lalu.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Trending
Pemerintah Tidak Jadi Berlakukan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Pemerintah Tidak Jadi Berlakukan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Pemerintah memutuskan batal menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada periode perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru Batal. Ini Aturan yang Akan Berlaku

PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru Batal. Ini Aturan yang Akan Berlaku

Kebijakan PPKM level 3 periode perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 batal diberlakukan menyeluruh di wilayah Indonesia. Berikut aturan yang harus dipatuhi
Viral Wanita Berpakaian Bhayangkari di TikTok: Kacang Hijau Bergizi, Tapi Cokelat Bikin Nyaman

Viral Wanita Berpakaian Bhayangkari di TikTok: Kacang Hijau Bergizi, Tapi Cokelat Bikin Nyaman

Unggahan di TikTok tentang perbandingan "kacang hijau" dan "cokelat" yang diduga merujuk kepada warna seragam TNI dan Polri.
Videonya Kacang Hijau VS Cokelat Viral di Medsos, Polisi dan Bhayangkari Gadungan dari Karawang Minta Maaf

Videonya Kacang Hijau VS Cokelat Viral di Medsos, Polisi dan Bhayangkari Gadungan dari Karawang Minta Maaf

Ratna (28) dan Riki Alamsyah (35) meminta maaf karena buat video membandingkan "kacang hijau" dan "cokelat" yang diduga merujuk warna seragam TNI dan Polri.
Ngeri... Ini Penampakan Ombak Tinggi yang Hantam Wilayah Pesisir Pantai Parepare Sulsel

Ngeri... Ini Penampakan Ombak Tinggi yang Hantam Wilayah Pesisir Pantai Parepare Sulsel

Angin kencang dan ombak tinggi kembali menerjang pesisir pantai kota Parepare,Sulawesi Selatan pada Senin (6/12/2021) dari petang hingga malam. Ombak besar memporak-porandakan lapak-lapak pedagang makanan kawasan Pantai di Kelurahan Sumpang Minangae, Parepare, Sulsel. Bukan hanya itu, ombak tinggi yang menghantam pesisir pantai kota Parepare juga membuat puluhan rumah warga di Kecamatan Bacukiki Barat dan Kecamatan Ujung yang berada di pesisir pantai terendam banjir rob.
BPBD: Lima kecamatan di Kota Makassar Terdampak Banjir

BPBD: Lima kecamatan di Kota Makassar Terdampak Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar beberapa hari terakhir pada senin malam (6/12) membuat sejumlah ruas jalan dan wilayah pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 50 hingga 120 Centimeter. Dari catatan BPBD Kota Makassar sendiri, dari 14 Kecamatan yang ada di Kota Makassar 5 Kecamatan telah terdampak banjir. Proses evakuasi pun dilakukan oleh Tim relawan dari BPBD kota Makassar, SAR Brimob serta TNI.
Diduga Sempat Live Melalui Akun Medsos, Begini Kronologis Gatung Diri Wanita Pegawai Harian Lepas RS Bhayangkara

Diduga Sempat Live Melalui Akun Medsos, Begini Kronologis Gatung Diri Wanita Pegawai Harian Lepas RS Bhayangkara

Setelah meminta keterangan para saksi, Kepolisian Resort Kota Padang menyampaikan kronologis ditemukannya korban gantung diri pada Senin (06/12/ 2021), di dalam rumahnya di Aspol Alai Blok D/30 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
Selengkapnya