Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, berkas kasus Khilafatul Muslimin dinyatakan lengkap oleh Kejari Bekasi pada Kamis (29/9/2022).
Polisi kembali menangkap petinggi organisasi Khilafatul Muslimin di wilayah Lampung pada Rabu (10/8/2022). Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi awak media.Â
Polisi mengungkapkan ada 30 sekolah terafiliasi Khilafatul Muslimin dan terpapar ajaran khilafah. Ini diketahui setelah menteri pendidikannya AS, ditangkap
Petugas gabungan mencopot atribut-atribut Khilafatul Muslimin yang dipasang di sejumlah kantornya di Bumi Waras, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.
Khilafatul Muslimin merupakan gerakan keagamaan yang gigih mempropagandakan dan mengampanyekan sistem khilafah di NKRI dan ingin mengganti konsep ancasila.
Penyidik menemukan fakta bahwa dana operasional untuk kelompok Khilafatul Muslimin ini sangat besar. Karena itu mereka akan menyelidiki sumber pendanaannya
Polda Metro Jaya telah menetapkan status tersangka pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja. Dia bisa dipidana karena menyebarkan berita bohong
Ahli hukum Universitas Pancasila, Agus Surono, menyatakan pimpinan Khilafatul Muslimin yang ditangkap Polda Metro Jaya bisa dipidana kerena berita bohong.
Jemaah kelompok pengajian Khilafatul Muslimin menyayangkan penangkapan pimpinan tertinggi, Abdul Qadir Hasan Baraja, di masjid kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
ASIOP kembali menegaskan kiprahnya di pembinaan sepak bola usia muda nasional dengan meluncurkan jersey musim 2026 dan bus terbaru dalam acara bertema “Rise the World” di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat (6/2/2026) malam.
Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!