Hal tersebut setelah pengasuh pesantren tersebut, Kiai MM, ikut terseret kasus pencabulan yang menjerat anaknya, Moch Subchi Azal Tsani atau Mas Bechi.
Moch Subchi Azal Tsani atau MSAT (42) anak Kiai Jombang, tersangka kasus pencabulan menghuni ruangan isolasi di Rutan Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jatim.
Ilmu Metafakta yang dijadikan Mas Bechi sebagai modus untuk mencabuli santriwati. Diketahui sebelum proses pencabulan tersebut, korban dijanjikan mendapatkan transfer ilmu metafakta dari Bechi.
Siapa sangka Gus Bechi yang menjadi tersangka pencabulan terhadap santriwati tersebut dekat dengan musisi terkenal mantan keuboardist Slank yaitu Indra Qadarsih.
5 orang jadi tersangka karena menghalangi upaya penyidikan terhadap tersangka kasus pencabulan. Sementara kasus Mas Bechi alias MSAT sudah di Kejati Jatim.
Mochamad Subchi Azal Tsani atau MSAT atau kerap dipanggil Mas Bechi adalah anak kiai Jombang, KH Mukhtar Mukhti, pemilik Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah
Tersangka kasus pencabulan Mas Bechi (42) sudah tiba di Polda Jawa Timur. Mas Bechi menyerahkan diri usai polisi melakukan penangkapan di Ponpes Shiddiqiyyah.
Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) anak kiai Jombang akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (7/7/2022) malam, pihak kepolisian langsung membawa MSAT ke Polda Jatim.
Anggota DPR RI Komisi III, Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends menyampaikan duka cita atas bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
JPU kembali melimpahkan berkas perkara Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Safin Pati menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun dalam sistem pembinaan atlet yang selama ini diterapkan.
Seorang pesepeda perempuan tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan akibat tertabrak sebuah truk pengangkut gas elpiji di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memberikan tanggapan kritis terkait sayembara berhadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap begal, yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.