Hal tersebut setelah pengasuh pesantren tersebut, Kiai MM, ikut terseret kasus pencabulan yang menjerat anaknya, Moch Subchi Azal Tsani atau Mas Bechi.
Moch Subchi Azal Tsani atau MSAT (42) anak Kiai Jombang, tersangka kasus pencabulan menghuni ruangan isolasi di Rutan Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jatim.
Ilmu Metafakta yang dijadikan Mas Bechi sebagai modus untuk mencabuli santriwati. Diketahui sebelum proses pencabulan tersebut, korban dijanjikan mendapatkan transfer ilmu metafakta dari Bechi.
Siapa sangka Gus Bechi yang menjadi tersangka pencabulan terhadap santriwati tersebut dekat dengan musisi terkenal mantan keuboardist Slank yaitu Indra Qadarsih.
5 orang jadi tersangka karena menghalangi upaya penyidikan terhadap tersangka kasus pencabulan. Sementara kasus Mas Bechi alias MSAT sudah di Kejati Jatim.
Mochamad Subchi Azal Tsani atau MSAT atau kerap dipanggil Mas Bechi adalah anak kiai Jombang, KH Mukhtar Mukhti, pemilik Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah
Tersangka kasus pencabulan Mas Bechi (42) sudah tiba di Polda Jawa Timur. Mas Bechi menyerahkan diri usai polisi melakukan penangkapan di Ponpes Shiddiqiyyah.
Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) anak kiai Jombang akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (7/7/2022) malam, pihak kepolisian langsung membawa MSAT ke Polda Jatim.
Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4).
SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.