Angga Wijaya menyikapi dugaan sindiran dari mantan istrinya, Dewi Perssik (Depe) tentang pengkhianatan setelah dirinya digugat oleh istri, Nurul 'Anna' Kamaria.
Angga Wijaya menggugat cerai Dewi Perssik pada 20 Juni 2022. Setelah pembacaan ikrar talak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ia ingin fokus ke kariernya.
Pedangdut Dewi Perssik sempat menjadi sorotan lantaran perceraiannya dengan Angga Wijaya pada 1 Agustus 2022. Perceraian tersebut merupakan yang ketiga kalinya untuk perempuan 36 tahun tersebut.
Artis dangdut, Dewi Perssik tak kuasa menahan tangisnya saat membahas perceraiannya dengan mantan suaminya yang sudah tiga kali berakhir dengan perceraian.
Perceraian antara Dewi Persik dan Angga Wijaya masih menyisakan perselisihan di antara mereka berdua. Berdasarkan pengakuan Dewi Persik, Angga Wijaya bukan lelaki yang bertanggung jawab karena sering telat memberikan uang bulanan.
Penyanyi dangdut ternama Indonesia, Dewi Perssik lagi-lagi menyandang status janda untuk ketiga kalinya. Kini ia baru saja resmi bercerai dengan Angga Wijaya.
Dewi Perssik akhirnya membongkar perlakuan Angga Wijaya yang membuatnya marah. Ia juga menyinggung soal alasan di balik dirinya saat ini masih belum hamil.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.