Tradisi Ngapungkeun Balon atau menerbangkan balon berukuran raksasa yang setiap Lebaran digelar masyarakat Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul ternyata memiliki daya tarik wisata sebagai atraksi wisata kearifan lokal.
Sebelas anak di bawah umur asal Dukuh Porwosari, Desa Gelang Lor, Sukorejo, Ponorogo, dilaporkan orang tuanya sendiri ke pihak perangkat desa, hingga akhirnya pihak kepolisian turun tangan
Salah satu lokasi wisata di Kabupaten Semarang yang menjadi favorit wisatawan di kala musim libur sekolah adalah balon udara yang dapat dinaiki oleh 4 orang penumpang.
Balon udara tanpa awak dengan diameter tiga meter dan tinggi tujuh meter disertai petasan jatuh ke pekarangan warga di Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo.
Setelah melakukan penyelidikan serta olah tkp, Satreskrim Polres Tulungagung akhirnya mengamankan belasan pelaku penerbangan balon udara berisi petasan.
Balon udara disertai petasan kembali meledak dan jatuh di atap rumah warga di Tulungagung. Bagian atap dan plafon rumah rusak parah. Polisi masih mengejar pelaku.
Sebuah balon udara plastik jumbo yang digantungi puluhan petasan jatuh dan meledak sehingga merusak rumah warga di Desa Suruhan Lor, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (13/4) pagi.
Polsek Sampung berhasil mengamankan sedikitnya 5 balon udara dan 2 renteng petasan yang berisi puluhan petasan dengan berbagai ukuran, bahkan keseluruhannya belum meledak.
Ditjen Hubud Kemenhub menegaskan pentingnya keselamatan penerbangan melalui kampanye yang digelar pada puncak Festival Balon Udara di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.