Bamus Suku Betawi 1982 bersama sejumlah tokoh silaturahmi sekaligus dukungan ke pasangan Cagub dan Wagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).
Bacagub Jakarta, Ridwan Kamil melakukan kunjungan ke kantor Bamus Betawi di Jatinegara beberapa waktu lalu. Kunjungannya itu sempat diwarnai kericuhan warga
Politikus NasDem Ahmad Sahroni menanggapi adanya penolakan terhadap Ridwan Kamil di beberapa daerah di Jakarta. Menurut dia, banyaknya penolakan hal biasa.
Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982 resemi menyatakan deklarasi persatuan yang disaksikan langsung oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Badan Musyawarah (Bamus) Betawi yang dipimpin oleh Riano Ahmad dan Bamus Suku Betawi 1982 dengan pimpinan Zainuddin atau Oding sepakat bersatu, ini alasannya.
Bamus Betawi menyatakan bahwa warga Betawi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena telah menciptakan suasana kota kondusif.
Bamus Betawi meminta pihak kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) maksimal dalam memberantas penyebaran dan praktik permainan atau gim judi dalam jaringan (daring/online).
Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi Zainuddin atau Haji Oding mengatakan sosok Abraham Lunggana atau Haji Lulung merupakan pejuang untuk kaum Betawi.
Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Performa Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 benar-benar jadi sorotan. Mulai dari pujian hingga sorotan tajam, berikut rangkuman tiga artikel terpopulernya.
Meski menang telak 10-2 atas Kepulauan Solomon, Bulgaria justru mendapat kritik pedas dari publik sendiri jelang final FIFA Series 2026 kontra Timnas Indonesia.
Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Bahkan ketika di masa Aleksandar Dimitrov bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk Ivan Kolev, duo pelatih Bulgaria ini memaksimalkan tenaga pemain lokal untuk tampil di Piala Asia 2007.