Basarnas Makassar mengerahkan personel dan alutsista untuk melakukan pencarian korban hilang yang merupakan penumpang kapal ikan Dewi Jaya 2 dilaporkan terbalik pada Sabtu, 9 Maret 2024
Tim SAR Makassar, Sulawesi Selatan menyatakan proses pencarian sebanyak 22 orang kru kapal motor (KM) Dewi Jaya II yang hilang di perairan laut dimulai pagi ini
Hingga Rabu (28/12/2022) hari ke 4 tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM). Kasman Indah 06 di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, 6 dari 11 orang awaknya belum ditemukan sementara 5 awak lainnya yang terdampar selamat di Pulau Bonerate pada Minggu (25/12/2022) lalu telah diamankan ke asrama Polsek Pasimarannu.
Saharuddin dan Khaeruddin, dua orang warga Desa Labuang Pamajang, Kecamatan Pasimasunggu Kepulauan Selayar yang hanyut di sekitar Pulau Polassi belum ditemukan
Pencarian korban banjir Yandi Irsal sejak Selasa sore hingga Rabu dinihari belum membuahkan hasil. Tim SAR dan warga sudah menyisir sungai sejauh 3 kilometer
setelah melakukan pencarian selama tujuh hari dan tidak menemukan hasil. tim basarnas pos selayar memutuskan untuk melakukan pengentian pencarian secara resmi
Delapan orang awak KLM. Alam Indah 03 ini, ditemukan dan diselamatkan oleh Kapal MV. Torm Strength yang sementara berlayar dari Australia tujuan Singapura.
Setelah pencarian selama tiga jam, dari bagian utara hingga bagian selatan Pantai Timur, Pulau Selayar, tiga warga yang terdampar akhirnya ditemukan Basarnas
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.