News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulan Mulia

Masih Ada Waktu di Bulan Rajab, Perbanyak Lakukan Amalan Sunnah Penuh Keutamaan agar Masuk Surga, Berikut Penjelasan Ulama

Masih Ada Waktu di Bulan Rajab, Perbanyak Lakukan Amalan Sunnah Penuh Keutamaan agar Masuk Surga, Berikut Penjelasan Ulama

Di bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Pasalnya, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah ini termasuk bulan yang mulia dan penuh keistimewaan.
Menyambut Bulan Dzulqa’dah: Bulan Damai dan Terjadinya Peristiwa Bersejarah dalam Islam

Menyambut Bulan Dzulqa’dah: Bulan Damai dan Terjadinya Peristiwa Bersejarah dalam Islam

Bulan Dzulqa’dah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (suci) dalam Islam. Berikut keutamaan dan peristiwa yang terjadi di dalamnya.
Syawal Telah Berakhir Dzulqa'dah Telah Tiba, Artinya Musim Haji Dimulai

Syawal Telah Berakhir Dzulqa'dah Telah Tiba, Artinya Musim Haji Dimulai

Syawal telah berakhir dan hari ini adalah tanggal 1 Dzulqa'dah 1446 H/2025 M. Bulan ini merupakan salah satu dari empat bulan mulia atau bulan haram.
Dzulqa’dah dalam Lintasan Sejarah Islam: Bulan Haram dan Peristiwa Besar yang Terjadi

Dzulqa’dah dalam Lintasan Sejarah Islam: Bulan Haram dan Peristiwa Besar yang Terjadi

Bulan Syawal 1446/2025 M akan segera berakhir dan umat Islam akan memasuki salah satu bulan yang dimuliakan, yakni bulan Dzulqa'dah. Berikut beberapa peristiwa penting dalam Islam yang terjadi di bulan Dzulqa'dah.
Bulan Suci Penuh Kemuliaan dan Keberkahan, Ini Keutamaan Puasa Ramadhan

Bulan Suci Penuh Kemuliaan dan Keberkahan, Ini Keutamaan Puasa Ramadhan

Ramadan merupakan bulan suci yang penuh kemuliaan dan keberkahan, yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Terlebih, ada banyak keutamaan dalam bulan Ramadhan
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT