Komisi III DPR RI Rampungkan Uji Kelayakan 10 Capim KPK, Siap Lanjutkan Tahap Berikutnya. Komisi III DPR RI telah menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan
Calon Pimpinan (Capim) KPK Johanis Tanak menginginkan operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK ditiadakan. Menurutnya OTT tidak sesuai dengan ketentuan KUHP.
Di hari pertama Komisi III DPR RI selesai melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 4 calon pimpinan (Capim) KPK, ini nama-namanya
Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon pimpinan (capim) KPK.
Calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Poengky Indarti menyebut KPK harus melakukan pengawasan pasca Pemilu dan Pilkada. Begini katanya.
Capim KPK Poengky Indarti ingin membenahi hubungan antara KPK dengan Polri dan Kejaksaan Agung RI agar lebih bersinergi, dalam urusan pemberantasan korupsi.
Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) KPK, masih diperlukan untuk menjadi pintu masuk pengungkapan perkara besar.
Di dalam uji kepatutan dan kelayakan capim KPK, Irjen Kementan Komjen Pol Setyo Budiyanto menilai OTT harus tetap ada karena penting bagi pemberantasan korupsi.
DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan (capim) dan calon dewan pengawas (dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Meski tanpa kehadiran Ronaldo di dua laga terakhir yang mereka jalani, Al Nassr sukses mempertahankan tren positif dan terus bersaing di papan atas klasemen.