Ribuan massa berkumpul menyuarakan Deklarasi Gerakan Bersama Indonesia Damai (GBID). Aksi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tak mudah terprovokasi.
Ajakan terbuka untuk semua elemen bangsa, terutama anak muda dan mahasiswa, agar ikut ambil bagian menjaga arah perjalanan Indonesia sesuai cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke SMAN 13 Semarang, Jawa Tengah.
Mungkin tak mudah, bagi Reza Rahadian memutuskan mualaf karena terlahir dari keluarga Nasrani. Berikut kisah mualaf Reza dan singgung mental health, simak...
Hal tak terduga Reza Rahadian mengakui agama Islam, lebih mengajarkannya untuk mengenal nilai kasih dan cinta. Simak kisahnya Reza, semoga bermanfaat...
Pengamat ekonomi Esther Sri Astuti sebut Pemilu 2024 yang telah berjalan damai menguntungkan pemerintah untuk masuknya investasi dalam negeri Rp1.650 triliun.
Para pemuka atau tokoh agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai menyerukan kepada seluruh elemen bangsa dan umat untuk mewujudkan pemilihan umum yang jujur, adil, dan bermartabat.
Munculnya berbagai petisi dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, membuat beberapa pihak bereaksi. Petisi tersebut merupakan bagian dari ekspresi kebebasan akademik, kebebasan berpendapat. Beberapa rektor menyikapi petisi tersebut.
Kepala BPIP Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menjadi Keynote Speaker dalam Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Berbangsa dan Bernegara Menyongsong Pemilu yang Aman dan Damai, di Kab Kapuas.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".