Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan seorang lansia yang terjebak kerumunan eceng gondok di tengah Danau Rawapening, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.Â
Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dalam satu pekan terakhir diduga menjadi penyebab 2 orang nelayan meninggal dunia akibat tenggelam di Danau Rawa Pening, pada Minggu (5/3/2023) kemarin.
Masyarakat Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah digemparkan dengan hilangnya seorang nelayan yang sedang menjala ikan di Danau Rawa Pening
Danau Rawa Pening yang dahulu terkenal dengan enceng gondoknya yang cukup banyak saat ini telah bersolek dan menjadi danau yang sangat indah dan mempesona.
Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada beberapa hari terakhir, menimbulkan keresahan tersendiri bagi para petani padi.
Ratusan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawa Pening Bersatu menggelar aksi tolak batas sepadan danau di Desa Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Selain memiliki pemandangan yang sangat indah, kawasan wisata Danau Rawa Pening juga menyajikan aneka oleh oleh khas Rawa Pening yaitu aneka keripik ikan rawa.
Danau Rawa Pening menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang ada di Kabupaten Semarang. Danau ini menyajikan aneka oleh-oleh khas, yaitu keripik ikan.
Danau Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu danau alami yang manfaat airnya sangat dibutuhkan bagi masyarakat.
Penantian panjang petani di sekitar Danau Rawa Pening untuk bisa kembali bercocok tanam bisa terwujud, setelah BBWS Pemali Juana membuka pintu air Tuntang.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.