Proses pencarian dan pertolongan dilakukan berawal dari kejadian menimpa kapal nelayan dibawa dua nelayan, yaitu Lahendi (30) dan Acok (53) yang pada Minggu (22/6/2025), pukul 18.00 WIB berangkat dari Pantai Keranggan, Mentok, menuju Perairan Tanjungular untuk menjemput kapal rekan mereka yang mengalami kerusakan mesin dan dalam posisi lego jangkar di sekitar perairan tersebut.
Dua nelayan hilang setelah kapal mati mesin di perairan Mentawai, Sumbar. Tim SAR sampai sekarang masih berusaha melakukan pencarian dan evakuasi para korban.
Dua orang nelayan dinyatakan hilang, usai pergi melaut di perairan Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Para nelayan ini ialah Ade Rohendi (30)
Dua orang nelayan asal Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara yang tenggelam dan hilang sampai sekarang masih dalam pencarian oleh Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Sergai, Basarnas, PMI, serta dibantu masyarakat sekitar.
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.