Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, buka suara setelah timnya gagal ke Piala Dunia 2026. Dia menyinggung kurangnya pengalaman para pemain Garuda INAF -julukan Timnas Amputasi Indonesia- karena masih muda.
Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026. Tim berjuluk Garuda INAF itu mengikuti jejak Timnas Indonesia yang juga gagal melaju ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, meminta anak asuhnya tampil habis-habisan pada laga melawan Iran di Piala Asia Amputasi 2025. Sebab, laga itu akan menjadi penentu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
menaklukkan tim nasional Jerman 2-0 pada laga penentuan peringkat dalam Piala Dunia Amputasi 2022, Untuk perebutan peringkat ke-17 hingga ke-19, Garuda INAF
Timnas sepak bola amputasi Indonesia atau yang disebut Garuda INAF masih berpeluang rebut poin pada laga terakhir melawan Amerika Serikat, Senin (3/10/2022).
Timnas sepakbola amputasi Indonesia akan berpartisipasi di Piala Dunia. Timnas optimistis bisa bersaing karena memiliki striker dengan panggilan singkat, Ujay.
Dua kali menang dari total tampil dalam tiga laga, Garuda INAF sukses memastikan satu tempat di Piala Dunia Amputasi 2022. Hal ini merupakan sejarah mengingat ini merupakan kali pertama Indonesia mencatatkan diri di ajang Piala Dunia.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas.
Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.