Tikus sebagai hewan pengerat yang sering ditemui di dalam rumah saat ada genangan banjir setelah hujan deras. Cara membasminya sederhana bisa intip di sini!
Ketika tikus dan cicak selalu hadir di rumah sebaiknya diusir. Tapi, untuk hewan ini jika datang bertamu ke rumah, pesan Syekh Ali Jaber, sebaiknya diterima.
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengimbau umat Muslim tidak menjadikan rumah sebagai tempat saat memelihara hewan ini karena masuk jenis hewan buruk.
Agama Islam memang menganjurkan umat Muslim boleh membunuh tikus. Ada cara membunuh tikus yang begitu baik tanpa menyiksa karena didasari syariat agama Islam.
Ada beberapa hal jika ingin memahami cara mengusir tikus dari rumah berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW dan secara Islami agar tidak mengarahkan penyiksaan.
Jika ada tikus selalu masuk rumah, sebaiknya rajin membaca kalimat istighfar. Ustaz Khalid Basalamah menegaskan, kehadiran hewan itu memberikan tanda-tanda ini.
Ustaz Khalid Basalamah memperingatkan, jikalau ada tikus sebagai hewan yang kerap masuk ke dalam rumah, segera memperbanyak istighfar karena ada beburukan.
Pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyarankan hewan ini tidak perlu dipelihara atau dirawat di dalam rumah karena masuk jenis binatang fasiq.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan sejumlah hewan yang memberikan tanda buruk saat hadir dalam mimpi dan berbahaya di dalam kehidupan secara nyata.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) membahas hewan dalam suatu ceramahnya bahwa ada satu jenis hewan selain tikus menunjukkan tanda makhluk gaib sedang bersarang di rumah.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan kehadiran tikus harus diwaspadai sebagai hewan pembawa tanda-tanda adanya hukuman yang menimpa penghuni rumah.
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menegaskan tikus dan cicak bukan penyebab masuk neraka jika disiksa di rumah, tetapi hewan ini tercantum dalam hadits riwayat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas.
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
KOVO mengumumkan perpanjangan kontrak sejumlah pemain asing V-League 2026, termasuk rival-rival utama Megawati Hangestri, yang dipastikan tetap memperkuat klub.
Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!