Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa investasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) kian positif.
Hingga April 2025, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengungkap 42 perusahaan telah berinvestasi di kawasan IKN dengan total nilai mencapai Rp62,08 triliun.
Kepala OIKN menyebut dana KPBU yang masuk ke IKN sebesar Rp132 triliun akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, terowongan, serta hunian vertikal dan tapak.
OIKN menyeleksi investor yang masuk guna memastikan pembangunan Kota Nusantara di Kalimantan Timur berjalan sesuai standar global dan berdaya saing tinggi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menuturkan bahwa investasi di IKN merupakan investasi jangka panjang yakni membutuhkan waktu mencapai 30 tahun.