Kanti Utami , terduga pelaku pembunuhan dan penganiyaan tiga anaknya dinyatakan mengalami gangguan jiwa berat. Mengacu UU KUHP Pasal 44, ia tidak dapat dipidana
Hasil pemeriksaan kejiwaan Kanti Utami, mengalami gangguan jiwa berat. Pemeriksaan dilakukan tim dokter kejiwaan sekitar satu bulan di RSUD Soeselo Slawi.
S dan E saat ini di rumah aman di Purwokerto yang disiapkan oleh pemerintah untuk menampung kedua korban setelah dianiaya Kanti Utami (35), ibu kandung mereka.
Menanggapi kasus Kanti Utami, ibu yang gorok ketiga anaknya di Brebes, Ustadz Das'ad Latif mengajak seluruh warga khususnya muslim untuk lebih memperhatikan fakir miskin.
Beredar sebuah rekaman video beberapa pernyataan dari Kanti Utami dari ruang tahanan. Dalam rekaman video berdurasi satu menit 47 detik itu, Kanti Utami mengaku dari kecil sudah dikurung oleh semuanya.Â
Dua anak Kanti Utami, S (10) dan A (4), lolos dari maut meski ibu kandung menganiaya mereka dengan senjata tajam. Kini dirawat di RSUP Prof Margono Purwokerto.
Dari hasil visum, AT (7) anak perempuan pelaku mengalami luka sayatan benda tajam sepanjang 12 sentimeter sedalam lima sentimeter. Saksi mata menduga pelaku menyayat anaknya menggunakan cutter.
Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz
Gadis asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang lebih dari setahun dibunuh oleh teman dekatnya sendiri, MDVA (22).