BPBD Kabupaten Cilacap melaporkan sejumlah desa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah terdampak kekeringan meskipun wilayah itu secara umum telah masuk musim hujan.
Mengatasi dampak kekeringan dan kesulitan air bersih, BPBDÂ Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah mendistribusikan bantuan air bersih untuk 4.601 keluarga yang terdiri atas 17.999 jiwa.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bahwa masih banyak warga yang masih membutuhkan air bersih dampak dari kekeringan yang cukup panjang ini.
Permohonan bantuan air bersih saat ini mulai berkurang atau tidak sebanyak sebelumnya. Penyaluran bantuan air bersih BPBD Cilacap sesuai dengan permintaan.
Kemarau berkepanjangan, ratusan warga di Dusun Sikluk, Desa Matenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kesulitan air bersih.
Tidak semua desa yang mendapatkan bantuan air bersih itu mengalami kekeringan. Ada beberapa desa yang krisis air bersih karena sumurnya terintrusi air laut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy mengemukakan sebanyak enam desa di daerah itu mulai terdampak kekeringan, meskipun belum semua wilayah memasuki musim kemarau.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung.
Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.