Pasca terjadinya kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram di pulau Bawean, Gresik beberapa waktu lalu, kini puluhan ribu tabung elpiji melon mulai didistribusikan dengan menggunakan jasa kapal barang menuju ke Bawean.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) resmi melarang jajaran aparatur sipil negara (ASN) menggunakan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram agar penyalurannya tepat sasaran.
Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram masih dirasakan warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meski Presiden Prabowo Subianto sudah membolehkan pengecer berjualan kembali gas elpiji tiga kilogram.
PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Solo melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk memastikan keseterdiaan stock gas ukuran tiga kilogram.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berkomitmen memastikan distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg atau gas melon tetap berjalan lancar, ketersediaan stok cukup dan harga di pangkalan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Presiden RI Prabowo panggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di tengah polemik kelangkaan dan antrean panjang gas elpiji 3 kg.
Kebijakan Pemerintah yang meniadakan penjualan gas elpiji 3 Kg bersubsidi di tingkat pengecer, membuat para pedagang toko kelontong yang menyediakan penjualan gas elpiji 3 Kg bersubsidi tak lagi mendapatkan pasokan.
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto tidak setuju jika pengecer atau warung dihapus dalam rantai distribusi gas LPG 3 kg, akibat adanya kebijakan pemerintah
Polres Lampung Selatan melakukan pengecekan ketersediaan dan pendistribusian gas elpiji 3 Kg di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten  Lampung Selatan, Kamis (3/8/23) sekira pukul 09.00 WIB.
Untuk memastikan ketersediaan tabung gas LPG tiga kilogram bersubsidi dan mengatasi kelangkaan, sejumlah kegiatan pengecekan dilakukan oleh Polresta Malang Kota
Kelangkaan elpiji tiga kilogram di Banyuwangi membawa berkah bagi perajin tungku beton. Sejak sulitnya gas bersubsidi ini, warga mulai beralih ke tungku beton.
Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.
Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026).
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.