Pevoli muda yang mengisi spot kuota asia dari Red Sparks yang ditinggal Megawati Hangestri, Inkushi, telah resmi berpisah dengan klub asal Kota Daejeon itu.
Pemain pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi meninggalkan tim asal Daejeon itu usai berakhirnya babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026.
Sosok pemain kuota asia yang menggantikan peran Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi mengakhiri perjalanannya dengan tim asal Kota Daejeon itu.
Perjalanan pemain kuota asia pengganti Megawati Hangestri, Inkushi, dengan Red Sparks resmi berakhir seiring selesainya babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026
Legenda voli Korea Selatan, Yang Hyo-jin, resmi mengakhiri karier profesionalnya setelah 19 tahun di V-League. Kim Yeon-kyung turut hadir hadir menyampaikan.
Haru menyelimuti V-League 2025/2026 saat Hyundai Hillstate menggelar upacara pensiun nomor punggung 14 untuk Yang Hyo-jin, Ratu Blok Korea Selatan. Setelah 19.
Ratu block Korea Selatan, Yang Hyo-jin, mengumumkan pensiun setelah 19 tahun berseragam Hyundai Hillstate, ia berpeluang menutup karier seperti Kim Yeon-koung.
Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mantan rival Megawati Hangestri, Yang Hyo-jin, resmi mengumumkan pensiun akhir musim ini usai 19 tahun berkarier di Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".