Seminar nasional tersebut menghasilkan sejumlah evaluasi strategis, khususnya terkait penguatan integritas pelayanan publik serta rekomendasi kebijakan baru bagi pemerintah.Â
STIK Lemdiklat Polri menyelenggarakan Upacara Pembukaan Pendidikan Sarjana (S-1) bagi Mahasiswa Sumber Bintara Polwan Angkatan Pertama Tahun Ajaran 2025â2029.
Kombes Dhani Hernando mendapat promosi jabatan di Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) sebagai Kepala Bagian Konvensi Internasional (Kabag Konvinter) Polri yang sebelumnya memimpin Sekolah Bahasa (SEBASA) Lemdiklat Polri selama 5 tahun terakhir.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran), menekankan pentingnya komitmen dari semua pihak, termasuk Polri sebagai institusi negara di bidang keamanan dan penegak hukum, untuk ikut menjaga ketahanan pangan.
Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Marsekal Madya TNI Samsul Rizal menegaskan pertahahan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi keutamaan bagi Indonesia.
Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban gempa yang terjadi di Cianjur.
Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Drs. Agus Andrianto lahir pada 16 Februari 1967. Ia merupakan seorang perwira Tinggi Polri yang menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri sejak 2021.
Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?