Sejak Sabtu (25/1), tercatat ada 791.797 pengguna harian di wilayah Jabodetabek. Angka ini mendekati prediksi KAI Commuter sebelumnya dengan perkiraan rata-rata 716 ribu orang per hari di masa libur Isra Mi'aj dan Imlek.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwinto mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 13.003 penumpang tiba di Stasiun Gambir dan 14.165 penumpang di Stasiun Pasar Senen.
Ratusan masyarakat dari berbagai wilayah antusias melihat pertunjukan barongsai yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Selasa (28/1/2025).
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengangkut sebanyak 66 ribu penumpang perjalanan Whoosh di libur panjang Isra Miraj dan Imlek (24-26 Januari 2025).
Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan total penumpang kereta api mencapai 140.339 selama periode Jumat (24/1/2025) hingga Senin (27/1/2025)
Sementara itu, sebanyak 66.000 penumpang telah berangkat menggunakan Whoosh pada 24-26 Januari 2025. Adapun rata-rata penumpang harian mencapai 22.000 penumpang
ASDP mengatakan, libur panjang telah meningkatkan mobilitas masyarakat melalui jalur penyeberangan baik kendaraan maupun penumpang, khususnya di Merak-Bakauheni
Ribuan warga memilih liburan ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, saat libur panjang Isra Mikraj dan Imlek tahun 2025, pada Minggu (26/1/2025) siang.
"Penetapannya antara lain terkait pembatasan operasional angkutan barang di jalan tol dan jalan non tol, sistem jalur dan lajur pasang surut/ tidal flow (contra flow)."
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar.
Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah.
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur.
Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.