Asisten pelatih Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto buka suara terkait kekalahan Boy Arnez dan kawan-kawan dari Kamboja. Kekalahan ini membuat skuad Garuda gagal meraih gelar juara leg pertama SEA V Cup 2026.
Asisten pelatih Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto mengakui bahwa Boy Arnez dan kawan-kawan masih kerap melakukan kesalahan sendiri, meski tampil sempurna di SEA V Cup 2026.
Timnas Voli Indonesia memastikan tiket semifinal SEA V Cup 2026 sebagai pemuncak klasemn Pool A setelah menaklukkan tuan rumah Filipina pada laga terakhir.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto mengungkapkan kunci kemenangan Boy Arnez dan kawan-kawan hingga mampu meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto mengatakan bahwa Boy Arnez dan kawan-kawan berhasil membungkam segala keraguan dengan menjadi juara di AVC Men's Cup 2026.
Timnas Voli Indonesia berhasil menutup fase grup AVC Men's Cup 2026 dengan hasil yang sangat positif saat menjamu Oman di Ahmedabad, India, Jumat (26/6/2026).
Garuda Jaya secara mengejutkan mampu memaksa Samator untuk kembali berjuang di leg ketiga perebutan juara ketiga Proliga 2026, karena menang dramatis dengan skor 3-2 (25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13) pada Rabu (22/4/2026).
Klasemen Proliga 2026 di sektor putra setelah pertandingan pembuka seri kedua yang mempertemukan tuan rumah, Medan Falcons Tirta Bhagasasi vs Jakarta Garuda Jaya.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.