Saat itu, marquee player dipakai untuk memunculkan animo suporter sepak bola atas kembali digelarnya Liga 1 setelah Indonesia sempat di banned oleh FIFA.ÂÂ
Berikut ini 5 pemain top kelas Eropa yang pernah bermain di Liga Indonesia, tapi malah mengaku kapok, dari alasan manajemen, gagal adaptasi hingga aturan...
Liga 1 Indonesia pernah kedatangan pemain bintang Eropa, tapi tak semua betah. Tiga mantan pemain ini bahkan kompak ogah balik lagi. Seperti apa alasannya?
Datang dengan gaji yang terbilang mahal, deretan bintang kelas dunia ini performanya semakin meredup hingga mereka kapok jika ditawari main di Liga 1 lagi.
Liga Indonesia dikenal sebagai salah satu kompetisi sepak bola di Asia yang dipenuhi dengan fanatisme serta kemeriahan suporter klub-klub yang sangat luar biasa
Sudah tak mau ingat-ingat lagi, para pemain top kelas Eropa ini sudah ‘kapok’ main di Liga Indonesia. Siapa saja? Simak artikel selengkapnya berikut ini...
Para pemain asing ini punya prestasi membanggakan di Liga Indonesia namun memilih tidak melanjutkan karirnya karena banyak faktor dalam sepak bola. Seperti apa?
Pernah melanjutkan karier sepak bolanya di Liga 1, sejumlah mantan bintang Eropa dan Piala Dunia ini mengaku kalau mereka kapok memilih bermain di Indonesia.
5 pemain asing ini dengan dengan gamblang mengaku kapok main di Liga Indonesia. Ada yang karena perkara remeh hingga bicara selamat datang di sirkus. Siapa itu
Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)