Covid-19 BA.5 menjadi subvarian yang paling banyak menyebar saat ini. Tidak hanya di Amerika Serikat, namun di berbagai negara lainnya termasuk Indonesia.
Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan subvarian baru Omicron berjenis BA.2.12 dan BA.2.12.1 dilaporkan menjadi penyebab kenaikan angka kasus Covid-19 di New York.