Rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap dan one way diterapkan di Puncak, Bogor, Jawa Barat dalam rangka antisipasi libur panjang akhir pekan Isra Mi'raj 2026.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor berlakukan skema one way atau satu arah dari Puncak menuju Jakarta, Minggu (4/1/2026), antisipasi puncak arus balik.
Satlantas Polres Bogor, Jawa Barat, mengakhiri sistem rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di jalur Puncak ke arah Jakarta, Senin (15/4/2024) sore,
Penerapan one way menjadi derita bagi warga yang ingin berwisata ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, dan terpaksa harus rela menunggu hingga delapan jam.
Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah dan ganjil-genap (gage) dari arah Jakarta menuju jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat selama libur panjang.
Jalur puncak kembali dinormalkan dua arah dari Tol Jagorawi dan Ciawi menuju Puncak. Sistem satu arah atau one way sempat diberlakukan sejak Minggu (30/4/2023).
Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menerapkan sistem satu arah menuju Bogor sebagai upaya mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan imbas dari kepadatan arus di jalur utama Cianjur-Bogor, terlebih setelah tempat wisata tutup Minggu (28/8/2022) petang.
Polisi menutup jalur menuju Puncak dari arah Jakarta di Jalan Megamendung, Bogor, Jawa Barat karena ada pemberlakuan sistem satu arah (one way) di daerah itu.Â
Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.