Ada 2 anggota Patroli Jalan Raya (PJR) dikabarkan menjadi korban kecelakaan dari aksi sopir mobil berpelat palsu RFH saat melarikan diri di Tol Dalam Kota.
Sopir mobil pelat nomor khusus B 1909 RFH mengaku nekat memalsukan pelat nomor khusus untuk menghindari penerapan ssitem ganjil-genap yang berlaku di Jakarta.
Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan minibus yang terlibat dalam aksi kejar-kejaran dengan polisi di tol Pancoran menggunakan pelat RFH palsu.
Pelaku dari kasus pengeroyokan yang menimpa Justin Frederick, anak dari Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Indah Kurnia telah ditangkap. Diketahui, pelaku yang merupakan seorang pria berambut cepak tersebut bernama Faisal Marasabessy.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, plat RFH dari mobil yang dikendarai oleh Ali Fanser Marasabessy dan Faisal Marasabessy tidak terdaftar dalam catatan kepolisian.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.