Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Latif Usman mengatakan identitas pengemudi mobil tersebut diketahui berinisial JFA (20) dan menggunakan pelat nomor palsu.
Ada 2 anggota Patroli Jalan Raya (PJR) dikabarkan menjadi korban kecelakaan dari aksi sopir mobil berpelat palsu RFH saat melarikan diri di Tol Dalam Kota.
Sopir mobil pelat nomor khusus B 1909 RFH mengaku nekat memalsukan pelat nomor khusus untuk menghindari penerapan ssitem ganjil-genap yang berlaku di Jakarta.
Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan minibus yang terlibat dalam aksi kejar-kejaran dengan polisi di tol Pancoran menggunakan pelat RFH palsu.
Mobil Daihatsu Terios berwarna abu-abu berpelat khusus RFH itu menabrak polisi Patroli Jalan Raya (PJR), Briptu DS serta menabrak kendaraan milik anggota TNI.Â
Pelaku dari kasus pengeroyokan yang menimpa Justin Frederick, anak dari Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Indah Kurnia telah ditangkap. Diketahui, pelaku yang merupakan seorang pria berambut cepak tersebut bernama Faisal Marasabessy.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, plat RFH dari mobil yang dikendarai oleh Ali Fanser Marasabessy dan Faisal Marasabessy tidak terdaftar dalam catatan kepolisian.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.