Puluhan massa pengunjuk rasa didominasi kalangan mahasiswa Taput itu, tiba di depan Mapolres Taput sekitar pukul 10.30 WIB tanpa membawa spanduk tuntutan.
Kedatangan massa pengunjuk rasa sempat mengejutkan karena secara tiba-tiba langsung meneriakkan tuntutan mereka menuntut keadilan untuk membebaskan orang-orang yang saat ini ditahan Polres Taput. Massa menganggap mereka tidak bersalah dan harus segera dibebaskan.
Para demonstran menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah mereka karena mendukung Israel yang terus membom terhadap rumah sakit dan pemukiman di Jalur Gaza.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk kutuk eksekusi terhadap pengunjuk rasa di Iran dan meminta Teheran untuk segera melakukan moratorium hukuman mati.
âTelah kami amankan sekitar 14 orang yang kedapatan membawa senjata tajam ataupun barang yang berbahaya,â ucap Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat.
Aparat kepolisian mengamankan seorang pengunjuk rasa yang ikut dalam aksi tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung DPRD Provinsi NTB karena membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau belati.
Saat pengunjuk rasa memaksa masuk, aparat keamanan pun terus menghadang para mahasiswa. Bahkan, salah satu mahasiwa terlihat dibanting oleh pihak kepolisian.
Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Federasi Sepak Bola Asia (AFC) menunjukkan sikap tegas dengan menjatuhkan sanksi disiplin kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas serangkaian