Sekretaris Perusahaan PNM, Bapak Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa program mudik menjadi bagian dari komitmen PNM dalam memberikan pelayanan yang lebih luas.
Permodalan Nasional Madani (PNM) turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Bersama BUMN dengan memfasilitasi ratusan peserta mudik lebaran idulfitri 2026.
Dirut PNM Arief Mulyadi membeberkan kembali perjalanan awal PNM Mekaar yang dimulai 10 tahun lalu dengan misi sederhana, yakni mengubah harapan menjadi kemandirian.
Menggelar acara iftar bersama media, PNM menghadirkan nasabah program Mekaar yang berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka membangun usaha di tengah keterbatasan.
Bagi Alfina Putri Rahmadya, pengalamannya turut menjadi bagian dari pemberdayaan ibu-ibu dimulai pada Mei 2018 ketika ia bergabung sebagai Account Officer PNM Mekaar di Unit Selebar, Bengkulu.
PNM meraih penghargaan bergengsi, yakni Best Islamic Finance & Best Social Orange Bonds in Asia 2025 dalam ajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 Alpha Southeast Asia.
Sebanyak 101 nasabah PNM Mekaar dari Sabang hingga Merauke diberangkatkan ke Tanah Suci untuk umrah sebagai apresiasi dari PT Permodalan Nasional Madani.
Melalui produk MT 200 (Madani Tumbuh 200) yang merupakan pengembangan dari ULaMM, PNM menyalurkan pembiayaan hingga Rp200 juta kepada pengusaha mikro dan kecil.
Pemberdayaan perempuan prasejahtera bukan sekadar program, melainkan unique selling point yang menjadi pembeda utama PNM dalam menghadirkan layanan keuangan.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mendukung penguatan ekonomi masyarakat subsisten, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro yang dilakukan PNM melalui Mekaar.
PNM kembali menggelar lomba video Madani Visual Parade (MVP) sebagai ajang bagi ribuan pelajar untuk membuat karya terbaik dengan mengusung tema âIbuku Pahlawankuâ.
Sebanyak 12 foto terbaik dari PNM Journalistâs Photo Journey 2025 yang mengusung tema Perempuan Lentera Kehidupan, dipamerkan di Stasiun MRT Bundaran HI.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.