Selain karir petinju kelas berat terhebat sepanjang masa yang dijuluki si âTangan Besiâ, kisah mualaf Mike Tyson tentu jadi inspirasi sendiri bagi siapapun.
Legenda petinju dunia, Muhammad Ali menjadi idola para petarung. Ia memiliki kisah soal pengakuannya tidak terima saat nama Nabi Muhammad SAW ditulis di sini.
Petinju dunia kelas berat, Mike Tyson sejak memutuskan mualaf, ternyata memiliki keinginan luar biasa saat meninggal dunia. Ia mau dalam kondisi penganut Islam.
Petinju dunia, Bernard Hopkins Jr memiliki kisah terjerat hukuman penjara akibat kasus pembunuhan, hingga putuskan mualaf dan masuk Islam saat di sel tahanan.
Sosok Muhammad Ali, sang petinju kelas berat terbaik di dunia yang dijuluki The GOAT itu membagikan pengalamannya memeluk agama Islam di Amerika Serikat.
Kisah Mike Tyson bernama asli Michael Gerard Tyson mantan juara dunia dan petinju profesional berkeinginan saat meninggal dunia dalam kondisi Islam karena ini.
Petinju kelas dunia ini tampil habis-habisan bela agama Islam dihadapan orang-orang Amerika Serikat meskipun dirinya tidak dilahirkan sebagai seorang Muslim.
Lebaran tiba. Semua umat muslim di dunia antusias menyambut Hari Raya Idul Fitri, 01 Syawwal, tak terkecuali para juara dunia tinju muslim. Siapa saja? Berikut kisah dua petarung mualaf asal Amerika Serikat, yang berhasil membangun karier gemilang dari kehidupan sulit.
Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.